Diguyur Hujan Selama 2 Hari, 3 Kecamatan di Batam Terendam Banjir hingga 1 Meter

Kompas.com - 03/01/2021, 10:48 WIB
Wali kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat meninjau banjir di Batam, Sabtu (2/1/2021). DOK HUMAS PEMKOT BATAMWali kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat meninjau banjir di Batam, Sabtu (2/1/2021).

BATAM, KOMPAS.com – Hujan yang mengguyur selama dua hari berturut menyebabkan tiga kecamatan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terendam banjir.

Air yang menggenang hingga ketinggian 1 meter membuat 150 warga Kecamatan Batuaji, Batu Merah, dan Batu Ampar harus mengungsi.

“Sedikitnya 45 KK (kepala keluarga) atau 150 jiwa yang terdampak banjir ini sudah berhasil dievakuasi,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad melalui pesan singkat, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Hujan 2 Hari, Sebagian Kota Tanjungpinang Diterjang Banjir hingga 2 Meter

Amsakar Ahmad mengatakan, banjir ini terjadi akibat sungai tidak lagi mampu menampung curah hujan sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga.

Saat ini, Pemerintah Kota Batam sudah mengerahkan alat berat untuk mengeruk aliran sungai yang meluap.

45 Kepala Keluarga (KK) yang diungsihkan karena tempat tinggal mereka terendam genangan air pasca hujan deras yang disertai angin kecang mengguyur Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ahirnya mendapatkan bantuan dari Pemeritah. 45 KK atau terdiri 150 jiwa yang diungsihkan di Posyandu Sakinah Kampung Bunguran, Buliang, Batuaji ini mendapatkan fasilitas dapur umum dan fasilitas umum lainnya.ISTIMEWAH 45 Kepala Keluarga (KK) yang diungsihkan karena tempat tinggal mereka terendam genangan air pasca hujan deras yang disertai angin kecang mengguyur Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ahirnya mendapatkan bantuan dari Pemeritah. 45 KK atau terdiri 150 jiwa yang diungsihkan di Posyandu Sakinah Kampung Bunguran, Buliang, Batuaji ini mendapatkan fasilitas dapur umum dan fasilitas umum lainnya.

Menurut Amsakar, sungai yang meluap sudah tiga kali dinormalisasi.

Selain banjir, hujan yang mengguyur Kota Batam selama dua hari berturut-turut juga menyebabkan tanah longsor di dua kecamatan.

Baca juga: Bermain di Lokasi Banjir Rob, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam

“Kalau Batu Ampar tanah longsor, sama seperti di Sekupang juga terjadi tanah longsor,” sebut Amsakar.

Saat ini, Pemerintah Kota Batam telah mendirikan dapur umum di Posyandu Sakinah Kampung Bunguran, Buliang, yang jadi lokasi pengungsian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X