Kompas.com - 26/12/2020, 16:46 WIB
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com -  Puluhan warga mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 berinisial DW (33) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (26/12/2020) pagi.

Meski sudah dilarang dan dihalau petugas keamanan RSUD, namun karena kalah jumlah akhirnya jenazah tersebut berhasil diambil dan dibawa ke rumah duka dengan menggunakan angkot.

Aksi pengambilan paksa jenazah tersebut diketahui sempat terekam kamera dan videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat puluhan warga memaksa merangsek masuk dan memecahkan pintu RSUD yang dijaga empat petugas keamanan.

Dari keterangan yang didapat dari pihak rumah sakit, aksi pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 itu karena pihak keluarga menolak dilakukan pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan.

"Sudah dinyatakan positif (Covid-19). Hasil swab keluar. Namun dari keluarga minta pemakaman umum, tidak dengan prokes Covid-19," kata Direktur RSUD Brebes dr. Oo Suprana kepada wartawan, Sabtu.

Baca juga: Viral Video Warga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Brebes

Menyikapi aksi pengambilan paksa tersebut, pihak RSUD langsung melaporkannya kepada polisi.

Petugas dari rumah sakit dibantu dengan polisi lalu mendatangi rumah pasien untuk melakukan penjemputan jenazah.

Puluhan warga yang terlibat dalam aksi pengambilan jenazah itu juga langsung diamankan polisi untuk dilakukan pembinaan dan rapid test.

"Keluarga awalnya menolak pemakaman dengan prokes Covid-19. Namun, kami sudah menyampaikan ke pihak keluarga. Memberi pengertian hingga akhirnya mau dimakamkan sesuai prokes," kata Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto.

Pihaknya menyayangkan aksi yang dilakukan pihak keluarga tersebut. Sebab, tindakan yang dilakukan itu dapat berpotensi menyebarkan virus kepada masyarakat lainnya.

"Apabila terkena Covid-19 diharapkan mengerti dan menaati prokes. Karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi, lebih penting dari segalanya. Jadi harus patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan," terangnya.

Tanggapan dari pihak keluarga pasien

Suami pasien yang meninggal, Sumarlin, mengakui perbuatannya.

Adapun alasannya melakukan pengambilan paksa itu karena tidak percaya istrinya terjangkit Covid-19.

Sebab, setelah beberapa hari dilakukan perawatan di RSUD tersebut sempat dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang.

Baca juga: Gara-gara Buka Pintu Mobil Tiba-tiba, Kecelakaan Tak Terhindarkan, 1 Orang Tewas

Dengan pertimbangan itu, ia tidak berkenan jika jenazah istrinya harus dilakukan pemakaman menggunakan protokol kesehatan.

"Semalam sudah mau pulang dan diperbolehkan. Setelah pukul 01.00 WIB mengalami sesak tidak tahu dikasih obat apa, sudah tidak ada nafasnya. Yang saya sesalkan itu, makanya warga mengambil paksa," kata Sumarlin.

Penulis : Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Editor : Dony Aprian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.