Bocah Perempuan Tewas Terlindas Saat Mengadang Truk yang Dikemudikan Ayahnya

Kompas.com - 21/12/2020, 21:35 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Satuan Lalu lintas Polres Aceh Selatan masih memeriksa sejumlah saksi terkait dengan tewasnya seorang anak perempuan yang terlindas truk yang diduga dikemudikan oleh ayah kandungnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan, AKP Eko Baskara, melalui Kanit Lakalantas Polres Aceh Selatan, Bripka Riza Adha Syahputra, mengatakan kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi.

“Hari ini kami memeriksa saksi penumpang yang ada di truk tersebut, dan besok masih memanggil saksi yang berada di lokasi kejadian,” ujar Riza melalui pesan Whatsapp kepada Kompas.com, Senin malam, (21/12/2020).

Baca juga: Truk Tangki Senggol Motor di Pekanbaru, Ibu Tewas Terlindas, Anak Selamat

Polisi, lanjut Riza, masih mendalami kasus tersebut.

"Kami belum bisa mengatakan apakah kasus ini berawal dari masalah keluarga karena kami belum bisa meminta keterangan dari pihak keluarga korban, karena keluarga masih berduka,” ujarnya.

Disebutkan Riza, dari rekaman kamera pemantau di lokasi kejadian, terlihat seorang anak perempuan mencoba mengadang truk yang tengah melaju.

Tanpa menghiraukan anak perempuan itu, sang supir tetap menjalankan truknya dan kemudian meyenggol korban lalu melindasnya.

Korban berinisial Hau (14) meninggal dunia akibat ditabrak truk yang diduga dikemudikan oleh ayahnya.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Nasional Tapaktuan-Blang Pidie, Desa Kuta Baro, Kecamatan Meukek, Sabtu (19/12/202) sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa tabrakan ini terekam kamera pengawas atau CCTV. Videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu terlihat tiga orang yang mendekat sambil melambaikan tangan ke sebuah truk yang tengah melaju di ruas jalan. Truk itu tidak berhenti hingga melindas salah seorang di antaranya.

Setelah tabrakan itu, truk tampak terus melaju dan berusaha dikejar sejumlah orang.

Supir truk, Husaini (42) yang diduga adalah ayah kandung korban kini sudah ditahan di Mapolres Aceh Selatan.

Sementara itu, Husaini (42) membantah menabrak anaknya. Namun dia mengakui perempuan yang tewas itu adalah anaknya.

"Kalau nyenggol bukan saya senggol, tapi memang anak saya sudah nahasnya," kata Husaini dikutip Tribunnews, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Fakta Bocah Terlindas Mobil di SPBU Bandung, Viral di Medsos dan Sudah Berdamai

Ia juga mengakui ada masalah keluarga. Namun ia tidak menyebutkan masalah dimaksud.

"Masalahnya ya itu, pokoknya masalah rumah tangga. Kalau diceritakan gak enak," katanya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X