RS Lapangan Baru Diresmikan Khofifah, Sudah Ada 25 Pasien Covid-19 yang Antre Masuk

Kompas.com - 16/12/2020, 16:01 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan dan meninjau langsung fasilitas di RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang, Rabu (16/12/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan dan meninjau langsung fasilitas di RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang, Rabu (16/12/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard yang ada di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma) Kota Malang, Rabu (16/12/2020).

RS Lapangan itu berkapasitas 306 orang untuk pasien Covid-19 ringan hingga sedang.

Khofifah mengatakan, rumah sakit darurat itu sebenarnya sudah disiapkan sejak lama.

Namun, karena tambahan kasus Covid-19 di Malang Raya melandai, pemanfaatan RS Lapangan itu ditangguhkan.

Baca juga: Layanan Kantor Imigrasi Malang Dihentikan Sementara Setelah 3 Pegawainya Positif Covid-19

Persiapan RS Lapangan itu lantas diteruskan karena dalam waktu terakhir ini tambahan kasus Covid-19 di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang naik drastis.

"Sekali lagi ini disiapkan, tetapi sempat dihentikan karena proses yang kita lihat, Malang Raya (tambahan kasus Covid-19) sudah melandai," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi kemudian tidak hanya Malang Raya, secara nasional juga ada kenaikan penyebaran Covid-19. Maka, kami membahas dengan Pak Pangdam (Pangdam V Brawijaya), dengan Pak Kapolda, dengan bupati dan wali kota Malang Raya, dengan Forkopimda Malang Raya, tentu di dalamnya ada Pak Danrem, dan kami semua akhirnya mengambil keputusan bahwa rencana untuk pengoperasian RS Lapangan Ijen Boulevard ini harus dipastikan untuk bisa digunakan," kata Khofifah.

Oleh karena itu, Khofifah meresmikan RS Lapangan tersebut supaya bisa difungsikan untuk pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang.

"Hari ini kami buka bersama tentu harapannya layanan kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 akan bertambah, terutama untuk pasien gejala ringan dan sedang," ujar dia.

 

Dengan demikian, rumah sakit rujukan Covid-19 di Malang Raya bisa fokus untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat.

25 pasien bersiap masuk

Sementara itu, Khofifah mengatakan, sudah ada 25 orang pasien Covid-19 yang menunggu untuk masuk ke RS Lapangan tersebut.

Sebanyak 25 orang pasien Covid-19 itu berasal dari Kota Malang.

Baca juga: Cerita Wali Kota Malang Melawan Covid-19, Alami Pembengkakan Jantung dan Sulit Bernapas

"Ada 25 pasien yang inden (waiting list) dari Kota Malang hari ini. Mungkin sebaiknya besok masuknya, biar hari ini di-clear," kata dia.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sebanyak 25 pasien yang menunggu untuk masuk ke RS Lapangan disebabkan oleh safe house yang ada di Jalan Kawi sudah penuh.

"Saat ini, hari ini saja yang waiting list untuk di safe house sudah 25 orang. Artinya, ini memang menjadi kebutuhan kita," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X