KILAS DAERAH

Keluar-masuk Hutan demi Mengajar, Guru di Riau Ini Kini Lega Bisa Punya Motor

Kompas.com - 11/12/2020, 17:45 WIB
Lokasi Sekolah Dasar Negeri 016 Siambul Lokal Jauh, yang merupakan dampingan dari Dompet Dhuafa cabang Riau. Adanya sekolah tersebut, merupakan buah amanah donatur dalam rangka mencerdaskan bangsa yang menitipkan zakat, infak, sedekah dan wakafnya melalui Dompet Dhuafa. DOK. Dompet DhuafaLokasi Sekolah Dasar Negeri 016 Siambul Lokal Jauh, yang merupakan dampingan dari Dompet Dhuafa cabang Riau. Adanya sekolah tersebut, merupakan buah amanah donatur dalam rangka mencerdaskan bangsa yang menitipkan zakat, infak, sedekah dan wakafnya melalui Dompet Dhuafa.

KOMPAS.com – Ebib Mandro adalah salah satu contoh potret guru di Indonesia dengan dedikasi dan pengorbanan yang tinggi.

Bagaimana tidak, Ebib harus rela menghabiskan empat jam waktunya menyusuri rimba pekat Dusun Talang Tanjung untuk mengajar anak-anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 Siambul Lokal Jauh, Dusun Talang Tanjung, Riau.

“Sudah hampir satu semester saya mengajar. Anak-anak yang awalnya tidak bisa baca, sekarang sudah sedikit demi sedikit berkembang,” kata Ebib dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Melihat perjuangan Ebib yang besar, Dompet Dhuafa bersama beberapa lembaga filantropi di Riau mencoba membantu.

Baca juga: Pada 2020, Dompet Dhuafa Distribusikan Lebih dari 42.000 Hewan Kurban

Hasilnya, jika empat bulan lalu Ebib harus kepayahan keluar-masuk hutan, kini ia bisa berlapang dada karena adanya bantuan dari berbagai lembaga tersebut.

“Fasilitas yang diberikan selain motor, ada juga honor guru serta sarana belajar-mengajar,” jelas Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Riau, Ali Bastoni, Selasa (8/12/2020).

Menurut penuturan Ali, minimnya akses dan fasilitas membuat Ebib terpaksa tidur di masjid dusun setempat selama tiga hari setiap minggunya.

Jadwal mengajar Ebib sendiri dimulai dari Senin sampai Kamis. Ia akan pulang ke rumahnya pada Kamis sore, selepas beres mengajar anak-anak.

Baca juga: Ini Upaya Dompet Dhuafa Percepat Solusi Stunting di Indonesia

“Lokasi sekolah dari jalan lintas kurang lebih dua jam dengan mobil atau motor. Rute perjalanan dijejali hutan sawit. Kalau hujan akan becek dan berlumpur. Belum lagi kalau bertemu babi hutan,” terang Ali.

Sebagai informasi, SDN 016 Siambul Lokal Jauh bukan merupakan sekolah lama. Sekolah ini berdiri tidak lama sebelum pandemi Covid-19 datang.

Di daerah Siambul Lokal Jauh banyak ditemukan kasus buta huruf karena kebanyakan penduduknya belum mendapatkan akses pendidikan yang layak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X