Kepala BNPB Ingatkan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Kompas.com - 02/12/2020, 19:05 WIB
Kepala BNPB Doni Munardo (kedua kanan) berbincang-bincang dengan Bupati Lembata Eliyaser Yentji Sunur (kiri) dan Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif (kedua kiri) serta Wakil Gubernur NTT ketika meninjau meninjau tenda pengungsi erupsi Gunung Ili Lewotolok Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020). ANTARA/KORNELIS KAHAKepala BNPB Doni Munardo (kedua kanan) berbincang-bincang dengan Bupati Lembata Eliyaser Yentji Sunur (kiri) dan Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif (kedua kiri) serta Wakil Gubernur NTT ketika meninjau meninjau tenda pengungsi erupsi Gunung Ili Lewotolok Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020).

KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengunjungi pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Doni mengingatkan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lokasi pengungsian.

"Tolong kepada ketua posko pengungsi untuk bisa menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Paling utama memakai masker, menjaga jarak, dan dilarang untuk berkerumun," kata Doni saat meninjau lokasi pengungsian Gunung Ile Lewotolok di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, seperti dikutip dari Antara, Rabu (2/12/2020).

Doni berharap setiap tenda menyiapkan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun. Sehingga, para pengungsi terhindar dari penyakit.

Ia juga berharap Pemkab Lembata menganani pengungsi dengan baik, khususnya kelompok rentan.

Baca juga: Mereka Mungkin Marah ke Mahfud MD, tapi Demo Salah Sasaran, di Rumah Itu Orangtua Semua

"Sejauh ini yang saya lihat sudah cukup baik pelayanan yang diberikan walau masih ada kekurangan tetapi bisa diselesaikan," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, para pengungsi yang masuk kategori kelompok usia rentan harus dipisah dari yang lebih muda. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus.

“Saya imbau kepada pemkab agar bisa memisahkan antara kelompok rentan dengan yang muda. Karena kita menghadapi bencana alam namun juga dalam situasi bencana nonalam,” ujar dia.

Doni menjelaskan, kelompok rentan memiliki risiko lebih berat jika terpapar Covid-19. Kelompok rentan itu meliputi usia lanjut, pemilik penyakit penyerta, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas, balita, dan anak-anak.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X