Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kompas.com - 01/12/2020, 22:55 WIB
Peresmian pengoperasian listrik masuk desa di desa Atapo, Distrik Mimika Barat, Mimika, Papua, Senin (31/11/2020). ISTIMEWAPeresmian pengoperasian listrik masuk desa di desa Atapo, Distrik Mimika Barat, Mimika, Papua, Senin (31/11/2020).

TIMIKA, KOMPAS.com - Menjelang akhir tahun 2020, PLN terus berupaya melistriki desa-desa atau kampung-kampung di Papua. 

Kali ini, PLN dapat melistriki enam kampung di Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua, sebagai salah satu kado Natal bagi masyarakat. 

Keenam kampung itu yakni Kokonao, Migiwia, Kiura, Mimika, Atapo, dan Apuri.

Peresmian yang dihadiri Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Kepala Distrik Mimika Barat Ernestina Takati serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika Martinus Irianto Pasensi, dilaksanakan di Desa Atapo, Distrik Mimika Barat, Senin (30/11/2020).

Progres untuk melistriki keenam keampung itu dimulai kembali pada pertengahan tahun 2020 ini, sebab sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat 

Hingga kini, PLN telah membangun 1,95 kms jaringan tegangan menengah, 8,79 kms jaringan tegangan rendah, tiga unit gardu serta satu mesin pembangkit kapasitas 1×100 kW yang merupakan relokasi dari Atsj.

“Pembangunan kelistrikan di Distrik Mimika Barat ini merupakan sinergi antara PLN, Pemda dan TNI, sehingga Kokonao, Migiwia, Kiura, Mimika, Atapo, dan Apuri bisa terang. Ini merupakan kado Natal untuk masyarakat,” kata Manager PLN UP3 Timika, Martinus Irianto Pasensi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/12/2020).

Tercatat 540 KK tinggal di enam kampung itu dengan total 314 KK telah terdaftar sebagai pelanggan dan telah dinyalakan. 

“Seluruh pelanggan tersebut merupakan warga kurang mampu, sehingga biaya pemasangan listrik dibayarkan menggunakan dana desa,” ujar Martinus.

Sementara ini, kata Martinus, suplai listrik di enam daerah itu akan dilakukan selama 12 jam sehari. 

Tidak menutup kemungkinan ke depan durasi jam nyala lampu akan ditambahkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Ke depan semoga dengan adanya listrik ini dapat memiliki dampak yang positif, dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan, dan membangun daerahnya menjadi lebih baik,” tutur Martinus.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN.

“Secara spesifik dan secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada PLN yang luar biasa dan ini merupakan kerja sama yang baik. Mulai hari ini Kokonao (dan lima desa lainnya) terang,” ujar Johannes.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X