Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Orangtua: Kami Hanya Terus Berdoa

Kompas.com - 27/11/2020, 06:59 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Sarkim, salah satu orangtua korban anak hilang di Langkat hanya bisa berdoa agar segera mengetahui keberadaan anaknya. 

Hal itu terungkap setelah 30 hari anaknya yang berinisial NZ (7), belum diketahui keberadaanya. 

"Kami bagaimana ya, hanya bisa terus berdoa lah. Mudah-mudahan secepatnya ditemukan. Kami pun tak tahu harus bagaimana lagi," katanya.

Seperti diketahui, NZ dan kedua temannya ZH dan YG, terakhir diketahui berada areal perkebunan sawit di VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Langkat, pada hari Minggu (18/11/2020).

Baca juga: 3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Diduga penculikan

Sementara itu, menurut Kasatreskrim Polres Langkat IPTU Said Hussein, pihaknya sudah memeriksa keterangan 42 saksi.

Namun titik terang keberadaan ketiga korban belum juga ditemukan.

"Dugaan sementara lebih ke penculikan karena dari hasil pemeriksaan saksi dan petunjuk-petunjuk. Perlu diarahkan ke sana karena terkait pembunuhan belum ada sama sekali," katanya.

Baca juga: Lebih dari Sebulan 3 Anak di Langkat Hilang Misterius, Polisi Duga Diculik Bukan Dibunuh

 

Penyisiran menggunakan anjing pelacak

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.COM/KOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Seperti diketahui, penyelidikan kasus tersebut dibantu Polda Sumut. Anjing pelacak juga sudah dikerahkan untuk melacak jejak para korban.

"Posisi terakhir, kita sudah lakukan penyelidikan, pencarian bersama masyarakat atau Muspika di daerah tersebut. Memang belum ditemukan sampai detik ini," kata Hussein saat dihubungi, Kamis (22/10/2020).

Selain itu, polisi juga menyebar identitas ketiga korban untuk mempermudah pencarian. Sementara mengenai dugaan penculikan, menurut Hussein, polisi belum bisa memastikan.

"Itu untuk kemungkinan terburuk," kata Kapolres Langkat AKBP Edy Suranta Sinulingga.

(Penulis: Kontributor Medan, Dewantoro | Editor: Aprillia Ika, Abba Gabrilin)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com