Demo di Depan KPU Sulsel Ricuh, Seorang Polwan Luka Terkena Lemparan Batu

Kompas.com - 26/11/2020, 18:34 WIB
Salah seorang massa aksi saat diamankan polisi usai bentrok di depan kantor KPU Sulsel, Kamis (26/11/2020). Dok IstimewaSalah seorang massa aksi saat diamankan polisi usai bentrok di depan kantor KPU Sulsel, Kamis (26/11/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com-Seorang polisi wanita ( Polwan) berpangkat Aiptu terluka karena lemparan batu saat mengamankan demonstrasi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (26/11/2020).

"Salah satu orang anggota kami yaitu polwan terkena batu oleh pengunjuk rasa. Sementara kita bawa ke rumah sakit untuk visum," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus saat diwawancara wartawan di Polrestabes Makassar, Kamis (26/11/2020).

Demonstrasi itu dilakukan sejumlah orang yang mengatasnamakan Lembaga Pemantau Pembangunan Sulawesi Selatan (LPSS) dan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak).

Baca juga: Kerap Berseragam Polisi Saat Live di Medsos, Pria Paru Baya di Makassar Ditangkap

Mereka memprotes keputusan KPU Barru yang telah meloloskan salah satu paslon Pilkada Kabupaten Barru.

Demonstran menuntut Komisioner KPU Barru dinonaktifkan.

Bentrokan antara demonstran dan polisi yang berjaga mulai terjadi saat hujan mengguyur sekitar Kantor KPU Sulawesi Selatan.

Kala itu, sejumlah demonstran coba merangsek masuk kantor yang terletak di jalan A. P. Pettarani, Makassar.

Namun, polisi yang berjaga tidak membiarkan seluruh massa aksi masuk dan hanya meminta lima orang perwakilan saja.

Baca juga: Demonstrasi di Depan KPU Sulsel Berujung Ricuh, 8 Orang Ditangkap

Karena tidak ada kesepakatan, massa aksi melempari petugas dengan telur.

"Di sini terjadi gesekan antara petugas yang jaga di KPU dengan aksi massa yang dipimpin oleh Kama Cappi," kata Supriady.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X