Kompas.com - 25/11/2020, 06:50 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebanyak tiga guru dan dua murid di Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dinyatakan positif Covid-19.

Kasus tersebut berawal dari pasangan suami istri asal Kabupaten Kulonprogo yang mengajar di dua SD di Kapanewon Patuk.

Pasangan suami istri tersebut terkonfirmasi postif Covid-19.

Diduga sang istri menularkan Covid-19 ke dua muridnya dan sang suami menularkan ke satu guru rekan kerjanya.

Baca juga: Gelar Sekolah Tatap Muka, Seorang Siswa Tertular Covid-19 dari Gurunya

Sementara di Gunungkidul, sekolah tingkat SD/SMP diberikan waktu belajar tatap muka terbatas sejak beberapa bulan terakhir.

Ada sekolah yang menggelar pertemuan sekali hingga dua kali dalam sepekan dengan durasi pertemuan sekitar 2 jam.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunung Kidul, Bahron Rasyid membenarkan ada siswa dan guru positif Covid-19 di wilayahnya.

"Satu siswa dan satu guru yang terkonfirmasi positif sampai kemarin (Senin 23/11/2020)," kata Bahron Rasyid saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Siswa di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Gurunya

Ia mengatakan pihak sekolah sudah menghentikan sementara pertemuan berkala dan guru bekerja dari rumah.

Bahron juga menjelaskan jika beberapa bulan lalu d Kapenewon Tepus, ada siswa SD yang tertular dari orangtuanya. Kala itu pihaknya telah mengambil langkah dengan menutup sementara sekolah tersebut.

"Untuk saat ini sekolah lain tetap melakukan aktivitas seperti biasa, hanya yang ada siswa positif yang dihentikan sementara sampai kondisinya baik," kata Bahron.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pihaknya masih menelusuri kontak erat guru dan murid yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Siswa Ikut Belajar Tatap Muka di Bali Tergantung Persetujuan Orangtua

"Guru yang satu berasal orang kita Gunungkidul, yang (lain) Kulon Progo," kata Dewi Irawaty saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Hingga kini, Dewi belum mendapatkan laporan mengenai lokasi mereka dirawat. Untuk suami istri kemungkinan dirawat di Kulon Progo.

Dewi Irawaty mengatakan ada tambahan 14 kasus baru. Untuk rinciannya, 7 dari 14 kasus baru ini terpapar COVID-19 pasca melakukan kontak dengan konfirmasi positif.

Sebanyak 3 kasus berasal dari Kapanewon Nglipar, 2 dari Patuk, dan sisanya masing-masing berasal dari Semin dan Saptosari.

Baca juga: Selain Siswa, Guru di Yogyakarta Juga Positif Covid-19

Untuk tambahan 2 orang dari Kapanewon Patuk merupakan anak laki-laki berusia 9 tahun, dan anak perempuan tidak disebutkan usianya. Disinggung mengenai penularan Dewi membenarkan penularan di sekolah. Tetapi tidak menyebut dua anak itu pelajar.

"Iya (penularan di sekolah)," kata Dewi.

Dari data Dinas Kesehatan Selasa (24/11/2020) kasus konfirmasi positif ada tambahan 6 kasus dan 4 kasus sembuh.

Total hingga saat ini terkonfirmasi positif ada 431 kasus, 349 kasus sembuh, dan 67 orang masih dirawat. Selain itu, ada 15 orang meninggal.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Markus Yuwono | Editor : Khairina, Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X