Kompas.com - 18/11/2020, 20:13 WIB
Kabag Humas Pemkot Pekanbaru Mas Irba Sulaiman. KOMPAS.COM/IDONKabag Humas Pemkot Pekanbaru Mas Irba Sulaiman.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pembelajaran tatap muka di sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekanbaru, Riau, akhirnya dihentikan setelah berjalan dua hari.

Hal ini mengingat ibukota Provinsi Riau itu masih dalam kondisi zona oranye penyebaran Covid-19, sehingga dikhawatirkan membahayakan murid dan guru.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman saat dikonfirmasi mengatakan, pembelajaran tatap muka dihentikan setelah menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru, Rabu (18/11/2020).

"Bahwa masih ada orangtua murid kemudian masyarakat juga beranggapan bahwa sekolah tatap muka seperti sekolah sebelumnya. Makanya kita putuskan (dihentikan), sambil menunggu tim yang akan membuat suatu masukan, yaitu terdiri dari ahli epidemiologi. Karena Kota Pekanbaru masih zona oranye penyebaran Covid-19," kata Irba kepada Kompas.com, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Polisi Akan Periksa Bahar bin Smith sebagai Tersangka

Dia mengatakan, rencananya pekan depan akan dimulai lagi sekolah tatap muka terbatas, tetapi hanya 10 sampai 15 sekolah SMP saja.

Rencana sekolah tatap muka akan diberlakukan di kecamatan-kecamatan yang statusnya zona kuning dan hijau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di sekolah juga diterapkan protokol kesehatan yang ketat. Jadi ada tiga kecamatan yang akan melakukan pertemuan terbatas guru dan murid. Yang saya ingat itu di Kecamatan Senapelan dan Rumbai," ujar Irba.

Baca juga: Kapan Jembatan Penghubung Pulau Batam dan Bintan Dibangun?

Sedangkan wilayah kecamatan yang zona oranye, tidak diperbolehkan menerapkan pertemuan terbatas atau tatap muka di sekolah.

"Ke depannya setelah dua pekan ditetapkan pertemuan terbatas, anak-anak akan di-rapid test. Di sekolah nantinya, guru dan murid tak dibenarkan keluar ruangan. Ada anggota Satpol PP yang mengawasi. Kalau ada sekolah yang melanggar protokol kesehatan, akan diberi sanksi," kata Irba.

Baca juga: Kegiatan Rizieq di Puncak Bogor Tanpa Izin, Satgas Covid-19 Akui Kewalahan

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Pekanbaru mengizinkan sekolah tatap muka bagi SD dan SMP di tengah pandemi Covid-19.

Sekolah tatap muka dimulai pada Senin kemarin.

Dimulainya sekolah tatap muka berdasarkan beberapa pertimbangan Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Pemkot Pekanbaru memperbolehkan belajar tatap muka di sekolah untuk membantu meringankan beban orangtua yang harus mendidik anak di rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X