Video Viral Pria Dianiaya di Kafe di Bandung Terungkap, 5 Pelakunya Ditangkap

Kompas.com - 16/11/2020, 11:10 WIB
Para pelaku penganiayaan di sebuah kafe di Bandung, yang videonya viral terekam CCTV, tampak tertunduk saat diboyong petugas kepolisian di Mapolresta Bandung, Senin (16/11/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPara pelaku penganiayaan di sebuah kafe di Bandung, yang videonya viral terekam CCTV, tampak tertunduk saat diboyong petugas kepolisian di Mapolresta Bandung, Senin (16/11/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Satreskrim Polresta Bandung akhirnya menangkap lima pelaku yang telah melakukan penyerangan dan penganiayaan seorang pria bernama Remon di salah satu cafe di Kampung Rancaoray, Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Lima orang diamankan dalam peristiwa brutal yang terekam kamera pengawas ini. Adapun pelaku diketahui berinisial J (28), S (24), AS (55), D (29), dan A (46).

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan mengatakan bahwa kasus penganiayaan ini cukup viral, pasalnya potongan perisitiwa tersebut terekam kamera pengawas di lokasi kejadian.

"Jadi kita berhasil mengidentifikasi ada lima orang pelaku," kata Hendra di Mapolresta Bandung, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Beredar Video Seseorang Diserang dan Dianiaya di Sebuah Kafe di Bandung

Seperti diketahui, perisitiwa penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (15/11/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu cafe di jalan Bababkan GBI, Kampung Rancaoray, Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Akibat perbuatan pelaku ini, korban harus mendapatkan luka yang diakibatkan senjata tajam di kepala, kaki dan tangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi korban saat ini masih di rumah sakit dan belum bisa diminta keterangan," ucapnya.

Baca juga: Viral Video Pegawai Dinkes Berjoget Peringati Hari Kesehatan Nasional, Abaikan Protokol Kesehatan

Pelaku terancam 10 tahun penjara

Akibat perbuatannya, kelima pelaku dijerat pasal 170 Jo UU darurat no 12 tahun 1951dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan penyerangan hingga penganiayaan di sebuah cafe di Kabupaten Bandung beredar di pesan WhatsApp.

Berdasarkan video itu, penyerangan ini dilakukan sekelompok orang kepada satu orang yang menjadi bulan-bulanan.

Penganiayaan dilakukan secara brutal, ada yang diduga menggunakan senjata tajam dan benda tumpul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X