Pura-pura Jadi Pegawai PT Telkom, Komplotan Pencuri Kabel Ditangkap

Kompas.com - 12/11/2020, 15:21 WIB
Gelar perkara penangkapan pelaku pencurian kabel jaringan milik Telkom di wilayah Semarang di Mapolda Jateng, Kamis (12/11/2020). KOMPAS.com/polda jatengGelar perkara penangkapan pelaku pencurian kabel jaringan milik Telkom di wilayah Semarang di Mapolda Jateng, Kamis (12/11/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Komplotan pencuri kabel jaringan milik PT Telkom di wilayah Semarang ditangkap polisi.

Saat beraksi pelaku berpura-pura menjadi pegawai PT Telkom dengan membuat surat keterangan palsu.

Aksi pencurian terungkap saat seorang saksi berinisial AK mendapat informasi adanya pekerjaan kabel Telkom di Jalan Supriyadi pada Kamis (22/10/2020).

Karena merasa curiga, AK menghubungi rekannya berinisial M, untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, kedua saksi menghampiri dan menanyakan kepada pelaku di lokasi kejadian.

“Mereka menanyakan apakah pekerjaan ini ada surat resmi dari Telkom pusat. Dijawab oleh salah seorang pekerja berinisial B bahwa pekerjaan ini resmi,” kata Iskandar saat konferensi pers di kantor Ditreskrimum Polda Jateng, Kamis (12/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pencuri Kabel Kena Prank Polisi, Dinyanyikan Selamat Ulang Tahun, lalu Diborgol

Setelah dikonfirmasi kepada pihak Telkom ternyata tidak ada pekerjaan di Jalan Supriyadi, melainkan ada di daerah Sendangguwo.

"Atas keterangan tersebut akhirnya kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib," ungkapnya.

Iskandar menjelaskan, aksi pencurian tersebut sudah dilakukan sebanyak empat kali dengan total keuntungan yang diperoleh pelaku sebanyak Rp 150 juta.

"Aktor pelaku pencurian tersebut berinisial H yang dulu pernah bekerja sebagai pihak ketiga di Telkom," ujarnya.

Rata-rata tersangka berhasil mencuri kabel Telkom sepanjang 400 meter.

Baca juga: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Sembuh dari Covid-19

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Wihastono menambahkan, sebanyak 14 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti antara lain 1 unit mobil Toyota Innova, 1 unit mobil Toyota Avanza, 1 unit mobil Toyota Rush, surat diduga palsu untuk melaksanakan pekerjaan pelolosan kabel Telkom, 2 kapak, 4 linggis, rantai, 3 buah ponsel, meteran, lampu senter dan gulungan kabel serta 15 balok kayu.

"Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X