Kompas.com - 01/11/2020, 09:54 WIB
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP meninggalnya balita yang terseret arus deras sungai di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sabtu (31/10/2020). KOMPAS.com/IstimewaPetugas Kepolisian melakukan olah TKP meninggalnya balita yang terseret arus deras sungai di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sabtu (31/10/2020).


TUBAN, KOMPAS.com - Mamasuki musim hujan saat ini, para orangtua harus lebih waspada dan jangan sampai lengah melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya saat bermain.

Lepas dari pengawasan orangtua, Farhan Athaillah Ramadhan (4), seorang balita asal Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tewas terseret arus deras sungai.

Kapolsek Widang, AKP Totok Wijanarko mengatakan, peristiwa yang menelan korban balita tersebut, terjadi saat hujan lebat melanda kawasan Tuban dan sekitarnya, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

"Saat itu, korban sedang bermain hujan di halaman rumah kakeknya dan terlepas dari pengawasan orangtuanya," kata AKP Totok Wijanarko, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/11/2020).

Korban diketahui oleh beberapa warga menuju jembatan sungai kecil yang tidak jauh dari rumah kakeknya bersama teman-temannya.

Diduga korban terpeleset dari atas jembatan dan terjatuh ke dalam sungai hingga korban terhanyut oleh arus sungai yang deras.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban ditemukan jarak 100 meter dari jembatan tempat korban terjatuh oleh pamannya sendiri yang ikut mencari keberadaan korban saat hujan mulai mereda.

Baca juga: Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

"Korban ditemukan sudah meninggal," terangnya melalui sambungan telepon.

Jasad korban sempat di bawa ke puskesmas Plumpang, oleh pihak keluarga, tetapi nyawa korban sudah tidak tertolong dan sudah meninggal.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi untuk memastikan kejadian yang menimpa balita tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Regional
Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X