Kompas.com - 31/10/2020, 15:20 WIB
Suasana lalulintas yang padat di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan . Sabtu, (31/10/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Suasana lalulintas yang padat di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan . Sabtu, (31/10/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Ribuan pengunjung dari berbagai daerah terus memadati kawasan wisata Malino di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2020).

Petugas gabungan terus memberikan imbauan tentang protokol kesehatan ketat, lantaran lonjakan pengunjung terus bertambah seiring dengan puncak libur panjang.

Kawasan wisata Malino berada di ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut (MDPL), dengan suhu udara mencapai 10 - 26 derajat celcius.

Baca juga: Rapid Test di Puncak Bogor, Wisatawan yang Reaktif Wajib Putar Balik

Tempat ini menjadi pilihan utama wisatawan, karena udara yang sejuk dan panorama alam yang indah.

Hingga pukul 12.00 WITA, petugas mencatat jumlah pengunjung yang memasuki kawasan wisata berjumlah lebih dari 10.000 dan diprediksi akan terus bertambah hingga Minggu besok.

Selain memastikan protokol kesehatan yang ketat, petugas juga membuat rekayasa lalu  lintas guna mengurai kemacetan.

"Pengunjung dari arah utara ke selatan kami tetap berlakukan satu jalur, kecuali roda dua dan dari arah Tombolopao kami alihkan satu jalur ke Jalan Pendidikan. Hal ini untuk mencegah kemacetan di depan Pasar Tinggimoncong hingga sepanjang jalan Hutan Pinus," kata Kapolsek Tinggimoncong Iptu Hasan Fadli.

Baca juga: Menteri LHK Khawatirkan Pembangunan Daerah Wisata di Malino Gowa

Sejumlah pegunjung tengah menikmati salah satu wahanan di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan . Sabtu, (31/10/2020).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Sejumlah pegunjung tengah menikmati salah satu wahanan di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan . Sabtu, (31/10/2020).
Sejumlah pengunjung mengaku sengaja datang ke Malino bersama keluarga untuk menikmati libur panjang, serta melepas kejenuhan berada di rumah.

Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19, warga lebih banyak waktu di rumah.

"Saya sendiri telah sering ke sini, tetapi selama pandemi Covid-19 ini, baru kali ini saya datang kembali. Sebab agak jenuh berada di rumah, karena selain di tempat kerja, kami habiskan waktu di rumah" kata Ola (27), salah seorang pengunjung.

Malino sendiri merupakan kawasan wisata yang memiliki sejumlah obyek, mulai dari air terjun, pendakian, hutan pinus, hingga aneka tanaman bunga dengan berbagai fasilitas yang lengkap untuk menambah kenyamanan pengunjung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X