3 Pegawai Pengadilan dan 1 Pegawai Kejari Banjarnegara Positif Covid-19

Kompas.com - 10/10/2020, 19:21 WIB
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menggelar konferensi pers di rumah dinas, Jumat (9/10/2020) malam. KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARBupati Banjarnegara Budhi Sarwono menggelar konferensi pers di rumah dinas, Jumat (9/10/2020) malam.

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Kasus terkonfirmasi positif virus corona ( Covid-19) di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali bertambah.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, berdasarkan hasil tes swab yang diterima Jumat (9/10/2020), satu orang pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain itu, tiga orang pegawai di lingkungan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara juga dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Hasil tes swab terbaru didapatkan satu orang pegawai Kejari dan tiga orang pegawai PN terkonfirmasi positif Covid-19," kata Budhi melalui siaran pers yang dikutip, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: 11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Atas temuan itu, pihaknya melakukan tracing terhadap kontak erat keempat pasien.

"Dengan mengacu keputusan menteri kesehatan, kontak erat akan dikarantina selama 14 hari, jika setelah dilakukan karantina tidak muncul gejala maka pemantaun dapat dihentikan," jelas Budhi.

Sebaliknya, kata Budhi, apabila dalam masa karantina muncul gejala, maka yang bersangkutan akan diisolasi dan menjalani tes swab.

Baca juga: Foto Viral Kades Bertato, Bupati Banjarnegara: Jangan untuk Gaya-gayaan

Sementara itu, untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19, Budhi kembali mengingatkan kepada masyarakat dan aparatur pemerintah agar selalu mentaati protokol kesehatan.

"Saling mengingatkan secara santun tanpa harus menakut-nakuti masyarakat. Kita harus tetap memberi motivasi kepada masyarakat dan semangat kepada masyarakat untuk dapat menjalankan roda perekoniman di tengan pandemi," ujar Budhi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X