198 Orang Diamankan Polda Sumut Saat Demo UU Cipta Kerja Dibebaskan, 27 Jadi Tersangka

Kompas.com - 10/10/2020, 12:52 WIB
Total di Sumut ada 253 orang diamankan. Sejumlah massa aksi dalam unjuk rasa berlangsung rusuh di DPRD Sumut diperiksa di Polda Sumut. KOMPAS.COM/DEWANTOROTotal di Sumut ada 253 orang diamankan. Sejumlah massa aksi dalam unjuk rasa berlangsung rusuh di DPRD Sumut diperiksa di Polda Sumut.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 198 orang yang sebelumnya diamankan saat kerusuhan dalam unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di DPRD Sumut pada Kamis (8/10/2020) dikembalikan kepada orangtuanya.

Hingga hari ini, 27 orang ditetapkan tersangka dan ditahan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja menuturkan, pihaknya telah menyerahkan 21 orang yang hasil rapid test-nya reaktif kepada Gugus Tugas Covid-19.

"Yang dikembalikan hari ini 198 orang. Jadi, ini kami panggil orangtuanya, kami buat berita acara serah terima. Kemudian mendata, memanggil keluarga masing-masing yang ditahan kemarin," kata Tatan saat memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Sumut pada Jumat (9/10/2020) malam.

Baca juga: Resto di Malioboro Diduga Dibakar Saat Demo, Rugi Rp 500 Juta, Pemilik Lapor Polisi

Dari 27 orang yang jadi tersangka, rinciannya, 24 orang sebagai tersangka atas kerusuhan pada Kamis (8/10/2020) dan 3 orang sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam pada Jumat.

"24 tersangka yang kemarin (Kamis) dan 3 tersangka bawa sajam. Jadi tanggal 8 dan 9, total tahan 27," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tatan menambahkan, para tersangka adalah dari kalangan mahasiswa, buruh, dan geng motor.

Mereka disangkakan dengan Pasal 170 KUHP yakni secara terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

"Itu kasus 2 (orang) yang pembakaran (mobil dinas di Jalan Sekip)," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja terjadi sejak Kamis (8/10/2020) pagi.

Baca juga: Polda Bengkulu Ringkus Mahasiswa yang Ancam Bantai Polisi di Video

Sejumlah massa pengunjuk rasa melempari kaca Gedung DPRD Sumut dan personel polisi.

Kerusuhan yang awalnya terjadi di Jalan Imam Bonjol, meluas ke Jalan Kejaksaan, Jalan Kapten Maulana, Jalan Raden Saleh, Lapangan Merdeka, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Sekip.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.