Hari Kedua Mogok Nasional Tolak UU Cipta Kerja, Buruh di Karawang Gelar Konvoi

Kompas.com - 07/10/2020, 12:30 WIB
Sejumlah buruh di Karawang menggelar konvoi pada hari kedua mogok nasional memprotes UU Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020). KOMPAS.COM/FARIDASejumlah buruh di Karawang menggelar konvoi pada hari kedua mogok nasional memprotes UU Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Buruh di Karawang masih menggelar aksi mogok nasional menuntuk UU Cipta Kerja dicabut pada Rabu (7/10/2020). Rencananya aksi ini akan digelar selama tiga hari hingga 8 Oktober 2020.

Pada hari kedua mogok nasional ini, buruh dari sejumlah perusahaan melakukan konvoi di jalanan, baik di kawasan maupun zona industri.

Masa bergerak menuju Kantor Pemda Karawang untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Dalam orasinya, mereka menyerukan soal UU Cipta Kerja yang dinilai tak pro buruh.

Nara (30), salah seorang buruh pabrik sepatu di Klari, Karawang menyebut ia dan rekan-rekannya turut serta pada aksi mogok nasional tersebut.

"Kita ikut mogok," ujar Nara kepada Kompas.com.

Baca juga: Minta UU Cipta Kerja Dicabut, 200.000 Buruh di Karawang Ikut Aksi Mogok Nasional

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Karawang Ferri Nuzarli menyebut pihaknya menuntut UU Cipta Kerja dicabut lantaran dinilai merugikan buruh.

Bahkan pada 8 Oktober 2020 rencananya, sebagian buruh bergerak ke DPR RI.

"Kami harap dicabut, entah melalui MK maupun Perppu," ungkap Ferri.

Untuk mengamankan aksi itu, Polres Karawang menerjunkan sebanyak 387 personel gabungan dibantu oleh Dalmas Polda Jabar 1 SSK dan Brimob Polda Jabar 2 SSK.

Personel tersebut disebar di beberapa titik, di antaranya di sejumlah kawasan industri, zona industri, jembatan KM 41,47, dan 51, serta sejumlah gerbang tol.

Baca juga: Buruh 125 Perusahaan di Bogor Ancam Mogok Kerja, Aparat Gabungan Siaga di Sejumlah Titik

Pada pengamanan itu, kata Arif, pihaknya sekaligus mengingatkan para buruh tetap memerhatikan protokol kesehatan, menjaga keselamatan, dan ketertiban bersama.

"Mengedepankan tindakan persuasif untuk memelihara situasi dan kondisi yang kondusif, aman, tertib, dan rasa nyaman bagi masyarakat, serta memperhatikan protokol kesehatan," kata Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X