Kompas.com - 29/09/2020, 14:20 WIB

KOMPAS.com- Foto seorang anak dan selembar surat viral di media sosial.

Dalam foto yang dibagikan oleh akun Twitter @cursedwibu itu, tampak seorang anak lelaki berjaket merah mengalami luka di wajah kirinya.

Diduga, luka disebabkan karena dianiaya oleh orangtua bocah tersebut.

Kemudian dalam foto itu, tampak pula sepucuk surat yang diduga ditulis oleh ibu anak tersebut.

Nak, maaf mamak ya?

Terpaksa saya tinggalkan kamu di jalan, krn saya tidak sanggup melihat kamu menderita atau tersiksa karna kebandelanmu, setiap hari kamu bikin masalah.

Maafin mama, nak

Jaga dirimu baik-baik ya.

Demikian tertulis di sepucuk surat itu.

Baca juga: Foto Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Peristiwa terjadi pada anak 8 tahun di Riau, orangtua dipanggil

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.
Rupanya kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Anak yang diduga dibuang adalah bocah lelaki berusia delapan tahun.

Saat ditemukan warga, bocah delapan tahun itu tengah duduk-duduk di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Paur Humas Polres Pelalawan Iptu Edy Haryanto mengatakan, telah memanggil orangtua anak tersebut.

"Hari ini kedua orangtuanya, pihak keluarga, ketua RT/RW, dan semua yang terkait dipanggil untuk diperiksa oleh Polsek Pangkalan Kuras. Hal ini untuk mengetahui apakah benar anak tersebut dibuang dan diduga dianiaya orangtuanya," kata Edy.

Baca juga: Foto Viral Anak Dibuang dengan Wajah Terluka di Riau, Polisi Panggil Orangtuanya

Ilustrasi anakshutterstock Ilustrasi anak

Disebut nakal dan mencuri

Edy menuturkan, berdasarkan keterangan awal dari orangtuanya, bocah lelaki itu diduga ditelantarkan lantaran nakal dan mencuri.

Selain ditelantarkan, polisi juga mendalami tindak penganiayaan yang diduga dialami oleh bocah tersebut.

"Mereka ini tinggal di komplek perusahaan. Kalau keterangan dari orangtuanya, katanya anak ini nakal umurnya delapan tahun. Katanya anaknya juga sering mencuri, seperti itu," ujar dia.

Akan tetapi, jika memang terbukti, tindakan penelantaran anak bukan hal yang dibenarkan.

"Bagaimanapun tindakan kekerasan dan penelantaran bukanlah hal yang tepat terhadap anak di bawah umur. Makanya hari ini semua yang terkait kita kumpulkan untuk dilakukan pemeriksaan," kata dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.