Video Viral Pasien Covid-19 Telantar di RS, Ketua Gugus Tugas Kaget

Kompas.com - 29/09/2020, 13:03 WIB
RSUD Waisai Raja Ampat, Papua Barat. KOMPAS.com/MAICHEL.RSUD Waisai Raja Ampat, Papua Barat.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Raja Ampat Albert Kaihatu mengakut kaget mendapat kabar bahwa ada pasien corona telantar di rumah sakit.

Menyikapi hal itu, pihaknya akan segera melakukan rapat untuk melakukan evaluasi, dengan harapan kasus serupa tidak kembali terulang.

"Kami segera rapat untuk mencari solusi terkait penanganan 12 pasien Covid-19 agar ke depannya terlayani dengan baik," kata Albert lewat keterangan tertulis, Senin (28/9/2020).

Langkah yang dilakukan itu untuk merespons keluhan dari para pasien Covid-19 yang saat ini dirawat di RSUD Waisai Raja Ampat, Papua Barat.

Baca juga: Video Viral 12 Pasien Covid-19 Telantar di RS, Tak Dikunjungi Dokter dan Beli Vitamin Sendiri

Sebab, para pasien di rumah sakit tersebut merasa telantar dan tidak ditangani dengan baik.

Dalam video yang viral di media sosial tersebut, seorang pasien yang juga berprofesi tenaga medis berinisial OT mengeluhkan pelayanan yang diberikan rumah sakit.

Pasalnya, selain tidak mendapat pelayanan yang layak, juga tidak pernah ada dokter yang berkunjung selama empat hari terakhir untuk mengecek kondisi mereka.

Padahal, di ruang isolasi itu terdapat 12 pasien yang dirawat akibat terjangkit Covid-19.

"Saya terpapar positif Covid-19 dari pasien, waktu pertama masuk ruang isolasi keadaan kami sangat menderita, kami harus membersihkan ruangan dan tempat tidur sendiri tanpa ada bantuan dari petugas," kata OT dikutip dari video tersebut.

Baca juga: Pasien Telantar dan Meninggal di Area Parkir RSUD Jepara, Pihak Rumah Sakit Berdalih Ruangan Penuh

Tak hanya itu, selama dirawat di ruang isolasi tersebut pihaknya juga terpaksa memberi vitamin sendiri.

Alasannya, saat minta penjelasan kepada rekan seprofesinya di rumah sakit itu dikatakan tidak ada anggaran untuk kebutuhan vitamin kepada pasien.

Penulis : Kontributor Sorong, Maichel | Editor : Dheri Agriesta



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X