Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Kompas.com - 28/09/2020, 14:55 WIB
Kecelakaan beruntun  terjadi di jalan Trans sulawesi, Desa Karang-karangan,  Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (28/09/2020) siang, mobil rombongan pengantin tabrakan beruntun menyebabkan satu orang meninggal dunia, lima lainnya luka parah. KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIRKecelakaan beruntun terjadi di jalan Trans sulawesi, Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (28/09/2020) siang, mobil rombongan pengantin tabrakan beruntun menyebabkan satu orang meninggal dunia, lima lainnya luka parah.

 

LUWU, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Karang-karangan,  Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (28/9/2020) siang.  

Mobil rombongan pengantin menabrak mobil minibus Kijang berwarna merah dengan nomor polisi DD 1607 AY dan menghantam sebuah mobil Toyota Rush putih bernomor polisi DD 1316 UL di belakangnya setelah terguling di aspal.  

Dalam kejadian ini, satu penumpang rombongan pengantin meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas Bua, sementara lima orang lainnya mengalami luka parah.

Baca juga: Hilang 5 Hari, Perahu Pembawa Rombongan Pengantin Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

Kanit Laka Satlantas Polres Luwu Aiptu Arimin mengatakan, satu unit mobil rombongan pengantin bertabrakan dengan dua mobil. Mobil pengantin itu bergerak dari arah utara ke selatan dan dua mobil bergerak dari selatan ke utara.

Satu orang meninggal dunia atas nama Tantra Narni Rauf (23), asal Desa Pacerakan, Kecamatan Ponrang Selatan.

“Mobil dari arah utara ke selatan memuat rombongan pengantin dan saat tabrakan satu orang meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas Bua, yang meninggal duduk di depan dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka termasuk pengemudinya,” kata Arimin saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (28/9/2020).

Sementara pengemudi Toyota Rush, seorang guru SMP di Kelurahan Padang Sappa bernama Titus Tandiabang mengalami luka parah.

"Pengemudi Toyota Rush Titus Tandiabang dan seorang penumpang yaitu istrinya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit Bintang laut untuk menjalani perawatan intensif,” ucap Arimin.

Baca juga: 13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

Sopir minibus Kijang merah, Bakil mengatakan, mobil rombongan pengantin melaju kencang dari arah utara menuju ke selatan dan menabrak mobilnya. Sementara mobil minibus putih Toyota Rush di belakangnya ikut dihantam setelah terguling.

“Kami dari arah selatan menuju ke arah utara, di belakang saya ada mobil berwarna putih, di depan mobil rombongan pengantin dengan kecepatan tinggi menghantam mobil saya, mobil hingga terputar dan mobil saya menghantam pohon. Sementara mobil putih juga dihantam mobil rombongan pengantin setelah terguling, dan mobil putih ikut terguling ke got,” ujar Bakil saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (28/9/2020).

Menurut Bakil, setelah terjadi tabrakan, dua orang anaknya di bagian tengah selamat, termasuk dirinya.

“Alhamdulillah kami selamat, cuma ada luka ringan sedikit di bagian lengan,” tutur Bakil.

Hingga saat ini polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Lokasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Regional
Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X