Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Kompas.com - 28/09/2020, 14:39 WIB
Ilustrasi ambulans. THINKSTOCKIlustrasi ambulans.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan seorang pria yang menghalangi laju mobil ambulans di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam video yang viral di media sosial itu, pria yang menghalangi ambulans tersebut diduga sebagai oknum pegawai negeri sipil (PNS).

Video itu diunggah oleh akun Instagram @bogor24update pada Senin (28/9/2020).

"Saat membawa pasien, ambulans dihalangi, diduga oleh oknum PNS di Kabupaten Bogor karena memakai seragam dinas. Waktu kejadian sekitar pukul 10.40 WIB, di pertigaan Warung Borong Ciampea, Bogor," tulis akun tersebut.

Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Di dalam video itu dijelaskan bahwa ada seorang pengendara mobil yang diduga oknum PNS Kabupaten Bogor yang tidak memberi jalan kepada sopir ambulans.

Padahal, petugas ambulans di lokasi sudah memberi imbauan.

Namun, oknum tersebut tetap melajukan kendaraannya tanpa mengurangi kecepatan.

Baca juga: Update Level Kewaspadaan, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Padahal, kendaraan lainnya yang mendapat imbauan sudah menepi untuk memberi jalan kepada ambulans.

Sempat terjadi tabrakan saat ambulans dan mobil yang diduga dikendarai oleh oknum PNS tersebut sama-sama akan berbelok ke kanan.

"Dampak kerugiannya, bumper depan sebelah kiri ambulans lecet dan patah di bagian klip. Sumber video @official_iea_bogor," tulis akun tersebut.

Baca juga: 1 Kontainer Sepatu Olahraga untuk Ekspor ke AS Dibawa Kabur Sopir

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X