1 Kontainer Sepatu Olahraga untuk Ekspor ke AS Dibawa Kabur Sopir

Kompas.com - 28/09/2020, 11:24 WIB
Polres Serang mengungkap kasus penggelapan ribuan pasang sepatu sport KOMPAS.com/RASYID RIDHOPolres Serang mengungkap kasus penggelapan ribuan pasang sepatu sport

SERANG, KOMPAS.com - Truk kontainer yang membawa 2.256 pasang sepatu olahraga yang akan diekspor ke Amerika Serikat dibawa kabur dua orang pelaku berinisial TP (39) dan AS (29).

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, kasus penggelapan sepatu olahraga bermerek ini berawal saat pelaku TP melamar pekerjaan sebagai sopir ekspedisi menggunakan KTP palsu.

Kemudian, pada 30 Juli 2020, pelaku mendapatkan perintah untuk mengirimkan kontainer berisi 2.256 pasang sepatu dari PT Parkland World Indonesia 2 di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

"Pelaku ini sudah merencanakan dari melamar pekerjaan sebagai sopir. Saat ditugaskan membawa kontainer, tersangka tidak mengirimkan barang tersebut ke Priok," kata Mariyono kepada wartawan di Mapolres Serang, Senin (28/9/2020).

Mariyono mengatakan, sepatu yang seharusnya akan diekspor ke Amerika Serikat, oleh pelaku malah diturunkan di daerah Pasar Kamis, Kabupaten Tangerang.

Ribuan pasang sepatu olahraga tersebut akan dijual sendiri oleh pelaku.

"Oleh pelaku, barang ini dibawa untuk dijual tanpa izin pemilik barang, dan sudah dijual dengan harga Rp 150 juta," ujar Mariyono.

Baca juga: Kisah Pilu 2 Gadis ABG di Serang, Diperkosa 7 Pemuda dan Harus Jalan Kaki 10 Km demi Cari Bantuan

Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengidentifikasi keberadaan dua tersangka pada 25 September 2020 di daerah Cilincing, Jakarta Utara.

"Kita mengidentifikasi keberadaan tersangka ada di daerah Jakarta dan kita lakukan penangkapan," kata Mariyono.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang AKP Arif Nazarrudin menambahkan, pelaku mematikan GPS saat mengantar barang, sehingga tidak terlacak oleh perusahaan ekspedisi.

"Masuk tol, GPS dimatikan oleh pelaku sehingga tidak diketahui keberadaannya," kata Arif.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu buronan berinisial SA.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X