Putra Din Minimi, Mantan Pemimpin KKB Aceh, Lolos Menjadi Prajurit TNI

Kompas.com - 27/09/2020, 19:49 WIB
Din Minimi sedang bicara di rumahnya, Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Sabtu (2/1/2015). KOMPAS.COM/MASRIADIDin Minimi sedang bicara di rumahnya, Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Sabtu (2/1/2015).

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Putra Nurdin Ismai alias Din Minimi dinyatakan lolos menjadi prajurit TNI AD di Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, 25 September 2020 lalu.

“Benar, lulus 25 September 2020 lalu di Banda Aceh. Itu putra saya,” kata Din Minimi dihubungi per telepon, Sabtu (27/9/2020).

Dia menyebutkan, putra Rizki Maulana, merupakan anak pertamanya bersama sang istri Herlinawati.

Rizki tercatat sebagai siswa sekolah calon bintara (Secaba) perajurit karir TNI AD tahun 2020.

Nama Din Minimi membuat heboh Indonesia ketika dia memimpin pasukannya melakukan sejumlah aksi kriminal bersenjata (KKB).

Baca juga: Pemerintah Akan Beri Pengampunan kepada 70 Pengikut Din Minimi

 

Pria asal Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur itu lalu turun gunung dan berdialog dengan Kepala Badan Intelinjen Negara (BIN) RI saat itu dijabat Sutiyoso pada 28 Desember 2015 lalu.

Pada 2016, sejumlah pengikutnya mendapatkan pengampunan dari pemerintah RI. 

Din mengaku berbahagia dengan kelulusan putranya. Dia berharap putranya sehat selama pelatihan militer.

“Tentu saya bahagia, sudah dulu ya. Saya dengan di kenduri. Nanti kita sambug lagi,” ujarnya ringkas.

Baca juga: Ini 10 Nama Anggota Din Minimi Terima Remisi di Aceh



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Regional
Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X