Kronologi Pengemudi Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis, Panik dan Injak Gas Saat Ponselnya Jatuh

Kompas.com - 26/09/2020, 17:41 WIB
Keluarga pengemis sedang duduk di pinggir jalan belakang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tertabrak mobil sampai sang ibu meninggal dunia, Jumat (25/9/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKeluarga pengemis sedang duduk di pinggir jalan belakang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tertabrak mobil sampai sang ibu meninggal dunia, Jumat (25/9/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Perempuan muda berinisial W yang menabrak keluarga pengemis di Tasikmalaya pada Jumat (25/9/2020) ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Sabtu (26/9/2020).

"Sopir juga belum memiliki SIM setelah diperiksa. Sopirnya saat ini masih diperiksa oleh petugas," tambah Bayu.

Ia mengatakan saat mengendarai mobil, perempuan muda tersebut hendak mengambil ponselnya yang jatuh ke dasbord.

Baca juga: Tak Punya SIM dan Main Ponsel Saat Menyetir, Perempuan Ini Tabrak 3 Pengemis, 1 Tewas

Saat itu ia kaget dan hilang kendali hingga menginjak gas dan menabrak tiga orang pengemis yang sedang duduk di bawah pohon di pinggir jalan.

"Penyebab kecelakaan sesuai keterangan sopir karena hilang konsentrasi ketika mengendarai mobil sambil mau mengambil HP yang jatuh ke dashboard."

"Saat akan mengambil langsung hilang kendali dan menabrak tiga orang perempuan sampai terhenti menabrak pohon di dekatnya. Intinya, ada aktivitas lainnya selain mengemudi," jelas Bayu.

Baca juga: Sopir Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis gegara Main HP Saat Menyetir

Setelah kejadian tersebut, Bayu berpesan kepada seluruh pengemudi wajib menaati peraturan lalu lintas saat berkendara dan wajib memiliki SIM.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tak sembarangan berada di pinggir jalan karena sangat membahayakan nyawa sendiri dan orang lain.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi bahwa jalan itu milik umum. Kalau tak hati-hati akan bahayakan nyawa sendiri dan orang lain. Kepada warga atau pejalan kaki kalau mau duduk carilah tempat yang lebih aman," imbaunya.

Baca juga: Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X