Kompas.com - 18/09/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi taksi online. SHUTTERSTOCKIlustrasi taksi online.

PALEMBANG,KOMPAS.com - Aksi begal yang menimpa driver taksi online kembali terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.

Kali ini, korban adalah Rian Adiguna (30) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Sukarami, Palembang.

Ketua Ikatan Driver Online KM 12 (IDOLA 12) Edward Ahmad mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Jumat (18/9/2020) dini hari.  

Baca juga: Aksi Brutal Gerombolan Begal di Palembang, Tembak Mati Pedagang Cilok, Todong Warga di Klinik

Awalnya, korban mendapatkan pesanan dari kawasan Soak Simpur, Kecamatan Sukarami, Palembang, untuk diantar ke salah satu hotel yang ada di kawasan Bandara.

Ketika dijemput, ada tiga orang yang naik ke mobil korban.

Namun, ketika sedang dalam perjalanan, seorang pelaku mengaku ketinggalan dompet hingga akhirnya minta kembali diantarkan pulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa curiga, Rian menuruti permintaan seorang pelaku untuk mengambil dompet. 

Saat melintas di kawasan Jalan Noerdin Panji, tiga penumpang ini langsung menikam korban dari belakang. 

"Korban mengalami luka di dada dan punggung. Sekarang masih di rawat di rumah sakit, Myria Palembang," kata Edward saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat.

Baca juga: Bawa Potongan Tubuh Korban ke Kalibata City, Pelaku Pakai Koper dan Ransel Naik Taksi Online

Edward menjelaskan, tiga pelaku tersebut berhasil membawa kabur mobil korban jenis Toyota Agya dengan plat nomor BG 1612 BC serta dua ponsel miliknya. 

Sementara itu, korban berhasil selamat setelah melompat dari mobil yang ia kemudikan.

"Korban sempat berkelahi dulu dengan pelaku. Kemudian korban melompat dari mobil untuk lari, kondisinya terluka," ujar Edward. 

Kasus tersebu telah dilaporkan ke Polsek Sukarami Palembang untuk dilakukan penyelidikan.

Edward mengimbau agar para driver taksi online berhati-hati ketika menerima penumpang, terutama pada malam hari. 

"Kami harap polisi cepat menangkap pelaku ini," kata dia.

Terpisah, Kapolsek Sukarami Palembang AKP Satria saat dikonfirmasi membenarkan informasi mengenai kejadian tersebut. 

Ia mengatakan, kasus itu saat ini telah diambil alih oleh Polda Sumatera Selatan. 

"Kami hanya back up kasusnya ditangani Polda," kata Satria. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.