PHRI: PSBB Banten dan Jakarta Turunkan Okupansi Hotel, Saat Ini Okupansi 20 Persen Saja Susah...

Kompas.com - 15/09/2020, 12:05 WIB
Ilustrasi hotel - Kamar tipe Executive Garden View di The Arnawa Hotel, Pangandaran. dok. TravelokaIlustrasi hotel - Kamar tipe Executive Garden View di The Arnawa Hotel, Pangandaran.

SERANG, KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Provinsi Banten Ahmad Sari Alam menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banten dan Jakarta akan kembali menurunkan okupansi hotel.

"Padahal kunjungan ke hotel sudah mulai bertambah (saat pelonggaran). Tapi, dengan aturan PSBB ini mulai menurun lagi. Okupansi 20 persen saja agak susah kayanya," kata Ahmad Sari saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon. Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, dengan dibelakukannya PSBB pariwisata termasuk perhotelan menjadi sektor pertama yang merasakan dampaknya. Namun, pemulihannya yang menjadi yang terakhir.

"Teman-teman sudah melakukan berbagai cara seperti promo agar kunjungan ke restoran atau hotel tetap ada," ujarnya.

Baca juga: Hotel di Karawang Terdampak Corona, Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Miliar, PHRI Minta Pemerintah Beri Keringanan

Akan tetapi, upaya tersebut tidak akan membuat masyarakat akan untuk mengunjungi Banten dan menginap di hotel.

Melainkan masyarakat akan memilih menghemat dan berdiam diri di rumah karena takut.

"Dan bagaimanapun kenyataannya meskipun sulit diterima. Tapi, kami harus tetap bertahan meskipun tidak maksimal," kata Sari Alam.

Diketahui, PSBB di Provinsi Banten dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.209-Huk/2020.

PSBB di Banten dimulai dari 7 sampai 20 September 2020 mendatang.

"Jadi selama 14 hari PSBB ini kami bersabar aja dulu lah. Semoga aja upaya pemerintah bisa membawa dampak ekonomi lebih baik lagi," harapnya.

Baca juga: Turis Asing Turun Gara-gara Virus Corona, Wapres Maruf Minta PHRI Bikin Inovasi

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Regional
Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Regional
Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Regional
Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Regional
Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Regional
Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Regional
4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

Regional
Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

Regional
Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X