DIY Maksimalkan Screening Tingkat Desa Antisipasi Pemudik dari Jakarta

Kompas.com - 11/09/2020, 21:32 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji (kanan), saat ditemui di Gedung Pracimasono kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji (kanan), saat ditemui di Gedung Pracimasono kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mewaspadai adanya gelombang pemudik dari Jakarta yang pulang ke Yogyakarta, imbas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan proses screening atau pemeriksaan tingkat desa untuk memantau pergerakan pemudik.

"Desa dan dusun digerakkan untuk melakukan hal yang sama seperti dulu dilakukan, screening dilakukan di tingkat desa, RT atau RW," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Jumat (11/9/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 11 September 2020

Tak hanya itu, pihaknya juga memperketat pengawasan di bandara, terminal dan stasiun. 

Sementara untuk di terminal sudah ada gugus tugas yang melakukan screening kesehatan.

"Seperti di stasiun dan bandara akan kita perketat itu persyaratan rapid test atau swab masih tetap berjalan," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya tidak menerima kunjungan kerja dari dinas atau instansi dari wilayah zona merah Covid-19.

"Kita tidak terima, kita terima itu kehadiran menteri dilengkapi dengan hasil swab. Kalau kunjungan kerja biasa tidak kita terima, teman-teman kita juga tidak saya izinkan keluar kota," katanya.

Baca juga: Tujuh Kantor BNI di Yogyakarta Tutup, 5 Karyawan Positif Corona

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara total mulai 14 September 2020.

Sultan HB X merasa khawatir kembali ada gelombang pemudik yang pulang ke Yogyakarta setelah kebijakan itu diterapkan.

"Yang mestinya kita waspadai justru tanggal 14 September Jakarta mau melakukan PSBB kembali seperti dulu, kita khawatir sebelum tanggal 14 mungkin orang Yogya yang di Jakarta kembali seperti kemarin, itu yang kita waspadai," ucap HB X di DPRD DIY.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X