Sehari Jelang Pendaftaran ke KPU, Paslon Gibran-Teguh Sowan ke Purnomo

Kompas.com - 03/09/2020, 21:11 WIB
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa didampingi Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo saat menemui Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo di kediamannya Jalan Bhayangkara Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa didampingi Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo saat menemui Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo di kediamannya Jalan Bhayangkara Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa akhirnya dapat bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo di kediamannya Jalan Bhayangkara Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2020).

Pertemuan yang digelar sehari menjelang paslon Gibran-Teguh mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo tersebut didampingi Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo alias Rudy.

Dalam pertemuan itu Gibran meminta Purnomo masuk sebagai penasihat dalam tim pemenangan paslon Gibran-Teguh.

Baca juga: Besok, Gibran-Teguh Bakal Mendaftar ke KPU Naik Sepeda dan Kenakan Baju Adat Jawa

Menanggapi permintaan itu, Purnomo mengatakan, masih enggan untuk menjadi penasihat di tim pemenangan Gibran-Teguh.

"Kita lihat nanti. Saya yakin Mas Gibran belum tentu perlu nasihat. Tapi sebagai warga negara, tokoh masyarakat, kalau diperkenankan memberikan saran kita berikan," kata Purnomo, Kamis.

Purnomo meyakini paslon Gibran-Teguh akan memenangi pesta demokrasi lima tahunan di Pilkada Solo 2020.

Terlebih paslon Gibran-Teguh didukung banyak parpol, baik yang ada di parlemen maupun non-parlemen.

Baca juga: Gibran Mengaku Idolakan Megawati hingga Risma

Parpol itu antara lain, Golkar, Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Kita lihat terakhir ini, semua partai juga mendukung (paslon Gibran-Teguh). Hanya PKS saja yang tidak. Semua pasti menduga Mas Gibran dan Teguh pasti menang," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X