Ekonomi Sulit akibat Corona, Puluhan Warga Karimun Antre Minta Uang ke Bupati

Kompas.com - 01/09/2020, 10:53 WIB
Hampir setiap hari sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan warga yang rata- rata kaum ibu- ibu terlihat sudah mendatangi rumah dinas Bupati Karimun dan antri untuk meminta bantuan. DOK RICKYHampir setiap hari sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan warga yang rata- rata kaum ibu- ibu terlihat sudah mendatangi rumah dinas Bupati Karimun dan antri untuk meminta bantuan.

KARIMUN, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memengaruhi perekonomian masyarakat di Kabupaten Karimun, khususnya warga dengan ekonomi menengah ke bawah. Mereka nyaris tidak memiliki penghasilan.

Kondisi itu pun tergambar dengan banyaknya warga yang mengadu kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk mendapatkan bantuan sejumlah uang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bahkan, hampir setiap hari sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan warga yang rata-rata kaum ibu terlihat sudah mendatangi rumah dinas Bupati Karimun dan antre untuk meminta bantuan.

Alimah (50), salah seorang warga Karimun yang ikut mengantre, mengaku kondisi saat ini sudah serba susah.

Baca juga: Klaster Kapolsek Kundur Bertambah, Pulau Kundur di Karimun Zona Merah

Bahkan, untuk bertahan hidup, ia terpaksa mengantre demi meminta bantuan kepada Bupati Karimun.

“Kondisi sekarang ini serba susah, bukan tidak mau bekerja, tetapi di tengah kondisi ini tahulah susah buat mencari kerja. Jadi ke mana kita harus mengadu, ya di sini. Jualan kaki lima juga tidak ada yang beli,” kata Alimah saat ditemui di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Selasa (1/9/2020).

Alimah mengatakan, meski terkadang hanya mendapatkan Rp 50.000, uang sebesar itu sudah sengat membantunya.

“Alhamdulillah dari Pak Bupati dapat membantu, walaupun jumlahnya hanya Rp 50.000, tetapi itu sangat bermakna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari membantu,” jelas Alimah.

Senada juga disampaikan Ramlah (42) yang mengatakan, sejak pandemi Covid-19 ini, suaminya tidak lagi bekerja ke Malaysia.

Kini, suaminya hanya mengandalkan kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.

“Kadang sebulan hanya dapat Rp 250.000. Di masa sekarang untuk memenuhi kebutuhan dengan uang segitu mana cukup. Kami terpaksa mengadu ke kepala daerah,” kata Ramlah.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Kepri, Kadin Sewakan Lahan Gratis di Batam, Bintan dan Karimun

Pemandangan antrean puluhan warga itu telah terlihat sejak dua pekan lalu. Sejak pagi, warga terlihat sudah berkumpul di kediaman dinas orang nomor satu di Karimun itu.

Mereka dibariskan oleh petugas jaga dari Satpol PP di depan rumah dinas Bupati Karimun. Bantuan itu diberikan Bupati melalui ajudannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X