200 Tenaga Medis di Aceh Positif Covid-19, Satu Dokter Harus Dirawat Intensif

Kompas.com - 31/08/2020, 23:14 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Sebanyak lebih dari 200 tenaga medis di Provinsi Aceh terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, pelayanan terhadap pasien dengan penyakit lain terganggu. 

Pasalnya, sejumlah rumah sakit dan puskesmas ditutup sementara untuk sterilisasi saat ada tenaga medis terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini ada dua ratus lebih tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19, setengah dari jumlah itu merupakan dokter,” kata dr Safrizal Rahman MKes SpOT, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh saat dijumpai Kompas.com, Senin 931/08/2020).

Baca juga: Jenazah Suspek Covid-19 Terlantar di RSUD, Puluhan Warga Hadang dan Tolak Pemakamannya

Menurut Safrizal, dari 200 tenaga medis yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 itu tidak seluruhnya daam kondisi berat. Bahkan sebagian tenaga medis yang positif Covid-19 tanpa keluhan dan gejala sehingga mereka dapat melakukan isolasi mandiri. 

“Yang sedang melakukan isolasi saat ini ada sekitar 50 orang tenaga medis, sementara yang lain telah sembuh dan sudah ada yang mulai kerja kembali,” katanya.

Safrizal menyebut di Aceh saat ini belum ada tenaga dokter ataupun tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19. Namun ada satu dokter yang  harus menjalani perawatan intensif di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU). 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari beberapa tenaga medis yang dirawat, satu orang kondisi yang mengkhawatirkan, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di ruang RICU dengan pemasangan alat pernapasan, mudah-mudah segara pulih,” jelasnya.

Baca juga: Pasien Corona di Batam Tambah 46, Sebanyak 33 Orang adalah Tenaga Medis

Masih kata Safrizal, banyaknya jumlah tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini menjadi beban dan tantangan bagi kalangan para medis, karena menjadi beban dan lemah secara mental bagi tenaga medis yang masih bekerja melawan Covid-19.

“Banyak tenaga medis yang sempat down dan lemah secara mental karena banyaknya yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun kami dari IDI selalu menyampakan agar para medis agar selalu waspada, tapi tetap bekerja untuk sama-sama melawan Covid-19,” ucapnya.

"Imbauan dari IDI  agar seluruh tenaga medis agar selalu menjaga aktivitas di luar rumah sakit dan layanan kesehatan, karena ada juga tenaga medis yang positif Covid-19 karena dari tempat layanan umum seperti pasar, dan tempat keramaian lainnya,” sebutnya.

Baca juga: Muncul Klaster Baru di RSUD Bengkayang, 7 Tenaga Medis Tertular dari Pasien Corona yang Dirawat

Jumlah tenaga medis menipis

Kepada Masyarakat Safrizal mengimbau agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Mulai dari menggunakan masker, menjaga jaga jarak dan mencuci tangan, karena kondisi Covid-19 di Aceh saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Bahkan di Indonesia Aceh termasuk dalam sepuluh wilayah dengan kasus tertinggi Covid-19.

“Masayarakat harus selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk sama-sama melawan covid 19, karena jumlah tenaga medis dan tempat layanan kesehatan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah masyarakat, jadi tanpa bantuan masyarakat tenaga medis tentu tidak mampu melawan Covid-19,” ujarnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X