Lurah di Samarinda Meninggal Positif Corona, Warga Melepas dengan Poster Selamat Jalan

Kompas.com - 31/08/2020, 06:48 WIB
Warga berjejer di tepi jalan saat jenazah Sumadi dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TMU) Raudhatul Jannah Serayu, Tanah Merah, Samarinda untuk penguburan sesuai protokol Covid-19, Minggu (30/8/2020). Dok. Dinkes Samarinda Warga berjejer di tepi jalan saat jenazah Sumadi dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TMU) Raudhatul Jannah Serayu, Tanah Merah, Samarinda untuk penguburan sesuai protokol Covid-19, Minggu (30/8/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.comLurah Kelurahan Mugirejo, Samarinda, Sumadi (55) meninggal dunia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie saat sedang menjalani perawatan positif Covid-19, Minggu (30/8/2020) pagi.

Plt Kepala Dinas Kota Samarinda, Ismed Kosasih mengatakan pasien laki-laki berkode SMD 861 ini memiliki penyakit penyerta hipertensi dan diabetes melitus.

“Almarhum masuk rumah sakit AWS, Senin (24/8/2020) pukul 17.45 Wita. Setelah menjalani perawatan kondisinya terus menurun hingga tutup usia, Minggu,” ungkap Ismed kepada awak media di Samarinda, Minggu.

Baca juga: Demam Usai Hadiri Resepsi Pernikahan, Ternyata Positif Covid-19, Terbongkar Tamu hingga Penyelenggara Positif Corona

Kepergian Lurah Sumadi membawa duka bagi warga Samarinda. Tampak beberapa warga memegang poster ucapan selamat jalan bagi Sumadi.

“Selamat jalan Bp (Bapak) Sumadi (Lurah Mugirejo),” begitu tulisan sebuah poster yang dipegang warga di tepi jalan.

Warga berjejer di tepi jalan mengucapkan duka cita saat melepas jenazah Sumadi yang dibawa menggunakan mobil ambulans menuju Tempat Pemakaman Umum (TMU) Raudhatul Jannah Serayu Tanah Merah untuk penguburan sesuai protokol Covid-19.

Baca juga: Diduga Tertular dari Keluarga, Bayi 15 Bulan di Madiun Positif Covid-19

Di lokasi terpisah, pelepasan jenazah Sumadi di depan RSUD AWS dipimpin langsung Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin.

Mewakili jajaran Pemerintah Kota, Sugeng mengucapkan duka mendalam.

Menurut dia, almarhum Sumadi merupakan pejabat pekerja keras.

Selama menjadi Lurah Mugirejo, almarhum juga memberi banyak prestasi.

“Semoga beliau menjadi yang terakhir wafat dalam menjalankan tugas di masa pandemi ini. Mari kita saling membantu menyelamatkan orang tersayang di antara kita dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” ucap Sugeng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X