Usai Upacara 17 Agustus, Kepala Dinas di Tanggamus Lampung Ditemukan Meninggal di Toilet

Kompas.com - 18/08/2020, 09:01 WIB
ilustrasi meninggal dunia shutterstock/sfam_photoilustrasi meninggal dunia

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM (Koperindag) Tanggamus, Mairosa Lutfi (54) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet usai mengikuti upacara 17 Agustus di kantor Pemkab Tanggamus, Senin (17/8/2020).

Almarhum ditemukan oleh koleganya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Tanggamus, Edison.

Diduga almarhum meninggal dunia karena penyakit jantung yang dideritanya.

Baca juga: Kapolsek Teluk Mengkudu Jatuh di Toilet Usai Rapat Covid lalu Meninggal, Ini Kronologinya

Edison mengatakan, ia menemukan almarhum sudah tidak bernapas di dalam toilet usai mengikuti upacara tabur bunga di taman makam pahlawan setempat.

"Usai upacara 17 Agustus, saya dan almarhum pergi ke toilet. Lalu usai ke toilet saya ikut upacara tabur bunga, saya pikir almarhum sudah berangkat duluan," kata Edison saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Selasa (18/8/2020).

Edison kembali ke toilet usai kembali dari taman makam pahlawan. Karena, ada rangkaian acara lain, yakni menyaksikan siaran langsung upacara 17 Agustus dari Istana Merdeka.

Baca juga: Bayi Dilahirkan di Toilet, Kepalanya Tertinggal di Rahim, Polisi: Ibu Panik, Langsung Menariknya

Curiga bilik toilet masih tertutup

Saat masuk ke toilet, Edison melihat pintu bilik toilet yang sebelumnya dimasuki almarhum Mairosa masih tertutup.

"Sebelumnya kami sebelahan (bilik toilet)," kata Edison.

Karena curiga yang berada di dalam toilet adalah almarhum, Edison memanggil, namun tidak ada jawaban.

"Saya gedor pintunya, tapi ga ada jawaban. Saya akhirnya minta bantuan untuk buka pintu toilet," kata Edison.

Almarhum Mairosa ditemukan sudah tidak bernapas. Saat tiba di Rumah Sakit Batin Mangunang Kota Agung, almarhum sudah meninggal dunia.

Edison mengatakan, jarak waktu antara mereka masuk toilet usai upacara 17 Agustus hingga almarhum ditemukan sekitar satu jam.

"Upacara tabur bunga di taman makam pahlawan berlangsung satu jam," kata Edison.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X