2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 12/08/2020, 06:56 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi virus corona (Covid-19)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Setelah dikonfirmasi reaktif dari hasil rapid test, dua orang staf Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan positif Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim menyebut, dua orang staf tersebut diketahui positif Covid-19 dari hasil tes usap tenggorokan atau swab.

"Yang positif itu ada dua, satu laki-laki dan satu perempuan. Keduanya sudah diisolasi," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Seorang Lurah dan Sekretaris di Tanah Sereal, Bogor Positif Covid-19

Ia memastikan bahwa penularan berasal dari klaster keluarga dari salah satu perumahan di Kota Bogor.

Sebab, kedua staf yang menjadi pendamping komisi ini awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala Covid-19.

"Kita duga dia tertular dari keluarganya yang positif di kota itu, karena dari awal tidak menunjukkan gejala, sehingga menularkan ke rekan kerjanya di Dewan," kata dia.

Baca juga: Disebut Klaster Baru Penyebaran Covid, Ini Reaksi RS Azra Bogor

Namun, menurut dia, masih terdapat satu orang yang hasil tes swabnya belum keluar, karena Pemerintah Kota Bogor yang menangani.

Dengan adanya laporan itu, pihaknya langsung mengambil langkah antisipasi dengan menyemprotkan disinfektan ke bangunan gedung secara rutin dan menggelar test Covid-19 ke seluruh anggota Dewan.

"Semua anggota DPRD dites dan untuk saat ini kita membatasi dulu ke kantor," ujar pria dari Fraksi PKS tersebut.

Agus berharap, dengan adanya tes Covid-19 hari ini, semua anggota DPRD Kabupaten Bogor tidak ada yang positif.

Perlu diketahui, hingga kini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai 605 pasien.

Sebanyak 27 kasus di antaranya meninggal dunia dan 349 dilaporkan sembuh.

Sementara untuk wilayah rawan penularan, terdapat 28 kecamatan berstatus zona merah.

Kemudian ada 9 kecamatan berstatus zona kuning, dan ada 3 kecamatan zona hijau.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X