Suara Knalpot Bising Hampir Memicu Bentrokan Warga di Tasikmalaya

Kompas.com - 10/08/2020, 12:21 WIB
Petugas Polresta Tasikmalaya mengamankan pengendara berknalpot bising yang motornya ditinggalkan di jalanan seusai menantang duel sekelompok warga di Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (9/8/2020) kemarin. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPetugas Polresta Tasikmalaya mengamankan pengendara berknalpot bising yang motornya ditinggalkan di jalanan seusai menantang duel sekelompok warga di Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (9/8/2020) kemarin.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto mengatakan, polisi akan menindak tegas pengendara motor yang menggunakan knalpot bising.

Para pengendara itu diduga sengaja menganggu masyarakat saat berkendara di seluruh jalanan Kota Tasikmalaya. Jawa Barat.

Tindakan tegas tersebut untuk membuat efek jera para pengendara motor, supaya tidak membuat onar di jalanan yang menimbulkan korban.

Baca juga: Bangun Tidur, Nenek Ini Kaget Ular Kobra Melingkar di Atas Tubuhnya

Sebelumnya, ratusan anggota gerombolan motor nyaris bentrokan karena menantang duel  warga di Jalan Cihideung Balong, Kota Tasikmalaya.

"Memang ada kejadian nyaris bentrok antara gerombolan motor gara-gara knalpot bising, dengan warga yang terganggu kemarin. Makanya, kita akan segera melakukan tindakan tegas bagi pengendara knalpot bising di seluruh jalan raya Kota Tasikmalaya," kata Anom kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Anom mengatakan, knalpot bising memang identik dengan berandalan bermotor yang selama ini kerap dilaporkan warga.

Gerombolan tersebut sering semena-mena menganggu pengendara lainnya.

Selain ugal-ugalan, gerombolan motor tersebut tak segan-segan melakukan kekerasan dan tindak kriminal lainnya kepada warga.

"Ini, akan menjadi perhatian khusus bagi kami. Melalui Satlantas dan Satreskrim, kita akan berantas berandalan bermotor di Tasikmalaya. Terutama, bagi pengendara yang secara terang-terangan menganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X