Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Kompas.com - 09/08/2020, 17:36 WIB
Hari Sukopirno, warga Jember saat melakukan pendakian di Gunung Piramid Bondowoso IstimewaHari Sukopirno, warga Jember saat melakukan pendakian di Gunung Piramid Bondowoso

BONDOWOSO, KOMPAS.com – Mendaki Gunung Piramid tak semudah yang dibayangkan.

Sebab, jalur menuju puncak begitu sulit dan berbahaya. Apabila tidak berhati-hati, maka akan terpeleset dan jatuh ke tebing jurang.

“Dua minggu yang lalu, 19 Juli 2020 saya naik ke puncak, bersama dua teman,” kata Hari Sukopirno, warga Kelurahan Muktisari Kabupaten Jember bercerita sulitnya mendaki Gunung Piramid pada Kompas.com via telpon Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Titik Jatuh Diketahui, Basarnas Kirim 1 Tim Evakuasi Multazam dari Gunung Piramid

 

Saat itu, dia mengantarkan dua temannya yang hendak naik ke puncak.

Sebab dirinya sudah pernah naik ke puncak pada 5 Juli 2020.

Sebelum berangkat, Hari mempersiapkan beberapa kebutuhan, terutama air dan makanan.

Dia berangkat pukul 06.00 WIB dari tempat parkir bawah Gunung Piramid.

Lalu mengikuti jalur curam menuju puncak.

“Sekitar pukul 12.00 WIB tiba di puncak, perjalanan sekitar 6 jam, ” tutur dia.

Saat mendaki, dia harus sangat berhati-hati dan tidak boleh terburu-buru. Karena kalau tergelincir sedikit, maka akan terjatuh. Selain itu, harus berpengangan pada rumput panjang yang ada di jalur tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Regional
Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Regional
47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

Regional
Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

Regional
Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Regional
Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X