15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Kompas.com - 04/08/2020, 05:30 WIB
Saelah saat menemani Aisyah yang lumpuh dan hanya bisa berada di kasur. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA Saelah saat menemani Aisyah yang lumpuh dan hanya bisa berada di kasur.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kisah pilu dialami Siti Aisyah (15), seorang gadis di Dusun Deres, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pasalnya, hampir 15 tahun ia hanya bisa terbaring di kasur dengan mata terpejam dan tak bisa bicara akibat lumpuh yang dideritanya.

Ibu Siti Aisyah, Saelah (48) saat ditemui di rumahnya mengatakan, meski saat ini hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialami anaknya, tapi di lubuk hatinya masih terus berharap agar Aisyah bisa sembuh.

"Saya ingin melihat anak saya seperti orang lain. Bisa bicara, bisa berjalan, dan mandiri," harap Saelah, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Kisah Pilu Aisyah Terbaring 15 Tahun, Bermula Pingsan Saat Hajatan, Disebut Diikuti Nenek Tua

Bermula dari datang hajatan

Saelah mengatakan, saat mengandung Aisyah 15 tahun lalu ia selalu rajin melakukan pemeriksaan.

Saat anaknya lahir kondisinya diketahui juga sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun sejak usianya empat bulan, kondisi yang dialami anaknya berubah drastis.

Ketika itu, ia mengajak anaknya pergi ke tempat hajatan pernikahan.

Namun saat akan makan mendadak anaknya pingsan dan tidak bergerak.

"Padahal tidak tersedak atau apa, tiba-tiba saja tidak bergerak," jelasnya.

Baca juga: Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Dua tahun menjalani perawatan medis

Karena khawatir dengan kondisi anaknya itu, ia sempat membawa ke rumah sakit dan ke dokter syaraf.

Meski demikian, kondisi anaknya tak kunjung ada kesembuhan meski sudah hampir dua tahun menjalani rawat jalan.

Hingga kemudian karena tidak ada biaya, akhirnya pengobatan yang dilakukan itu dihentikan.

"Karena tidak ada biaya, akhirnya perawatan medis dihentikan. Termasuk pemeriksaan di dokter syaraf," kata Saelah.

Karena tak ada biaya berobat itu, ia sempat membawa anaknya pergi ke pengobatan alternatif.Tapi lagi-lagi anaknya tak kunjung ada kesembuhan.

Kaku dan kulit mengelupas

Selama terbaring di kasur itu, kondisi Aisyah dikatakan sering berubah-ubah.

Kadang mendadak kaku seperti kayu dan lemas seperti tak ada tulang.

"Bisa juga langsung lemas seperti tidak ada tulangnya. Kalau tidur betah, bisa dari Maghrib sampai pagi," ujarnya.

Bahkan sejak tiga bulan terakhir ini kulit anaknya malah mengelupas dari ujung kaki sampai kepala.

"Kulitnya keras dan mengelupas. Dulu saya bawa ke bidan diberi salep, sempat kering lalu malah menjalar," kata Saelah.

Ditengah kondisi anaknya yang tak kunjung sembuh dari sakit, cobaan yang dialami Saelah kembali bertambah.

Pasalnya, sejak sebelum lebaran lalu ia dirumahkan. Karena pabrik tempatnya bekerja terimbas pandemi corona.

Sedangkan sang suami hanya sebagai pekerja serabutan yang mengandalkan pemasukan dari jualan kayu bakar.

Penulis : Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.