Ini Penyebab Ustaz Asmala dan Epin Meninggal Saat Sembelih Hewan Kurban di Hari yang Sama

Kompas.com - 02/08/2020, 15:42 WIB
Tangkap layar video detik-detik guru ngaji Asmala tewas saat menyembelih sapi KOMPAS.comTangkap layar video detik-detik guru ngaji Asmala tewas saat menyembelih sapi

KOMPAS.com - Seorang guru ngaji asal Serang, Banten bernama Asmala (58) mendadak meninggal saat sedang memotong hewan kurban, Jumat (31/7/2020).

Hal serupa juga terjadi terhadap Epin Supriatna, warga asal Kampung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, yang meninggal pada hari yang sama.

Lalu, apa penyebab hingga keduanya meninggal dunia? 

Baca juga: Kisah Ustaz Asmala Meninggal Saat Sembelih Hewan Kurban, Sempat Pimpin Shalat Idul Adha

Berdasarkan keterangan polisi, Ustaz Asmala memiliki riwayat penyakit jantung.

Begitu juga dari keterangan pihak keluarga yang menyebut terdapat pembengkakan di area jantung Asmala sehingga korban tidak boleh terlalu lelah.

"Memang setiap tahun beliau selalu memotong hewan kurban, tokoh agama di sini (Pontang). Tapi, tadi pagi tiba-tiba korban terjatuh pas lagi menyembelih sapi," ujar Kapolsek Pontang AKP Sudibyo Wardoyo.

Sebelum meninggal, Asmala terlihat lemas dengan tangan masih memegang golok dan sapi yang dipotongnya belum tuntas disembelih.

Baca juga: Mereka yang Meninggal Saat Sembelih Hewan Kurban..

Warga setempat tidak mengira Asmala meninggal dunia saat memotong hewan kurban. Sebab, tidak ada tanda-tanda sedang sakit.

 

Sedangkan terkait meninggalnya Epin Supriatna, keluarga menyebut saat itu Epin mengeluh kondisinya tidak fit karena sakit darah tinggi dan lambung.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X