Bocah 5 Tahun yang Ditemukan di Toren Diduga Korban Pembunuhan

Kompas.com - 17/07/2020, 21:57 WIB
Ilustrasi pembunuhan KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi pembunuhan

BANDUNG, KOMPAS.com - Aulia, gadis berumur 5 tahun ditemukan tewas di dalam penampungan air atau toren di sebuah rumah kos-kosan di Kampung Babakan Stasiun, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Anak malang itu ditemukan oleh ayah tiri dan pamannya di dalam penampungan air yang berada di lantai tiga kontrakan keluarganya.

Polisi yang mendapatkan laporan tersebut pada Jumat (17/7/2020), sekitar pukul 10.00 WIB, langsung mendatangi lokasi.

Baca juga: Bocah Lima Tahun Ditemukan Tewas dalam Toren Kos-kosan oleh Ayah Tiri dan Paman

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra mengatakan, orang tua anak itu awalnya mencari Aulia.

Namun nahas, setelah ditemukan, gadis cilik itu sudah dalam kondisi tak bernyawa di dalam penampungan air.

Saat ini polisi telah memeriksa beberapa orang untuk mengungkap penyebab kematian Aulia.

"Empat orang saksi yang merupakan keluarganya telah dimintai keterangan," kata Agta.

Baca juga: Ditantang Jerinx SID, Ini Tanggapan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Riau

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban.

Agta menyebut ada dugaan pembunuhan pada kematian Aulia.

"Ada dugaan pembunuhan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan," kata Agta.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Cicalengka Kompol Aep Suhendi mengatakan bahwa saat melihat jenazah, polisi tak mencium adanya bau busuk, serta tidak melihat ada tanda kekerasan di tubuh korban.

"Pada saat dicek memang sudah meninggal, belum berbau. Di tubuh korban juga tidak ditemukan ada tanda kekerasan," ucap Aep.

Baca juga: Anak Diperkosa 4 Orang, Terungkap Saat Korban Mengigau

Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan otopsi.

"Kami belum bisa pastikan penyebabnya, saat ini masih menunggu hasil otopsi," kata Aep.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadangkan Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadangkan Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Regional
Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X