2 Bulan Tertahan di Papua Nugini, 94 WNI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Kompas.com - 15/07/2020, 18:09 WIB
94 WNI yang selama 2 bulan terkurung di PNG karena lockdown, akhirmya kembali ke tanah air melalui PLBN Skouw, Kota Jayapura, Papua, Rabu (15/7/2020) Dok Humas Pemprov Papua94 WNI yang selama 2 bulan terkurung di PNG karena lockdown, akhirmya kembali ke tanah air melalui PLBN Skouw, Kota Jayapura, Papua, Rabu (15/7/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 94 warga negara Indonesia (WNI) yang tertahan selama dua bulan di Papua Nugini akhirnya bisa pulang ke Tanah Air pada Rabu (15/7/2020).

Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKL) Papua Suzana Wanggai mengatakan, 94 WNI itu merupakan pekerja yang masa kontraknya telah habis.

Baca juga: Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Tapi, mereka terpaksa tertahan selama dua bulan karena Papua Nugini menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19 sejak 30 Januari 2020.

Suzana mengatakan, 94 WNI itu kembali ke Tanah Air melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura.

"Mereka sebenarnya sudah habis kontraknya tetapi tidak bisa pulang karena PNG masih di-lockdown, jadi sekitar dua bulan mereka terkurung di PNG," kata Suzana saat dihubungi, Rabu (15/7/2020).

Suzana memerinci, dari 94 pekerja itu, enam di antaranya perempuan. Sedangkan sisanya merupakan pekerja laki-laki.

Selama pandemi Covid-19, kata Suzana, pemulangan WNI dari Papua Nugini telah dilakukan sebanyak tiga kali.

Total, 142 WNI yang berada di Papua Nugini telah kembali ke Tanah Air.

Saat ini, 94 warga tersebut akan menjalani prosedur yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: 3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Setelah itu, mereka akan dipulangkan kembali ke wilayah masing-masing.

"Mudah-mudahanan mereka bisa pulang segera. Hanya satu warga Jayapura, selebihnya ada yang dari Makassar, Jawa dan lainnya," kata Suzana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Bertambah 33, Positif Covid-19 di Sulut Tembus 4.390 Kasus

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Bertahan di Tengah Pandemi, Warga Prabumulih Produksi Jamu Siap Saji

Regional
Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Cegah Klaster SKB CPNS, Pegawai Kantor Bupati Probolinggo WFH 5 Hari

Regional
Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Regional
Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Regional
Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X