Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Kompas.com - 09/07/2020, 07:52 WIB
Tiga orang tersangka saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polresta Yogyakarta KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMATiga orang tersangka saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polresta Yogyakarta

KOMPAS.com - Polisi berhasil menangkap tiga tersangka pelaku kasus penjualan bayi di Kota Yogyakarta

Ketiga pelaku tersebut adalah SBF (25) sebagai makelar, JEL (39) oknum bidan yang berperan sebagai pendana dan tempat menitipkan bayi. Terakhir, EP (24) warga Cilacap, Jawa Tengah, ibu kandung bayi.

"Kita lakukan interogasi awal, ada penyalahgunaan cara proses adopsi," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya dalam jumpa pers, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Ibu Jual Bayinya Usia 2 Bulan Lewat Facebook, Alasannya Tak Mampu

Mengaku tak mampu merawat

Riko menjelaskan, kasus tersebut berawal saat EP mengaku tak mampu merawat bayi dari hasil hubungan dengan mantan suaminya.

EP diketahui telah bercerai dan tengah menjalin hubungan dengan pria lain.

"EP ini statusnya sudah bercerai, tetapi punya pasangan. Setelah anak ini lahir tidak sanggup membesarkannya," bebernya.

Tawarkan di Facebook

EP lalu mengunggah foto bayinya tersebut di Facebook dengan menuliskan keterangan, "seorang bayi laki-laki mencari adopter".

"Postingan itu dibaca oleh SBF (25) yang merupakan makelar atau pencari bayi," ujar Riko, saat jumpa pers.

SBF segera menghubungi EP dan sepakat untuk bertemu di Cilacap. Saat itu sepakat untuk biaya adopsi sebesar Rp 6 juta.

SBF lalu mendapat dana dari JEL dan segera membawa bayi berusia 2 bulan ke Yogyakarta.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penangkapan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik sampai Harus Libatkan 2 Polda dan 2 Polres

Penangkapan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik sampai Harus Libatkan 2 Polda dan 2 Polres

Regional
Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Regional
Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Regional
Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Regional
Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Regional
Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Regional
Sungai Citarum Menghitam dan Bau, Satgas Temukan Pencemaran dari Limbah Rumah Tangga

Sungai Citarum Menghitam dan Bau, Satgas Temukan Pencemaran dari Limbah Rumah Tangga

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Agustus 2020

Regional
Jelang Pilkada Tasikmalaya, Puluhan Ribu Pemilih Meninggal Masih Terdaftar di DPT

Jelang Pilkada Tasikmalaya, Puluhan Ribu Pemilih Meninggal Masih Terdaftar di DPT

Regional
3 Anggota Dewan Sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD: Berkat Kedisiplinan

3 Anggota Dewan Sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD: Berkat Kedisiplinan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Agustus 2020

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 di Buru Selatan, Warga Lari Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 5,5 di Buru Selatan, Warga Lari Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Update Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditangkap di Kapuas dan Status Mahasiswa Dicopot

Update Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditangkap di Kapuas dan Status Mahasiswa Dicopot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X