Soal Kalung Antivirus Corona, Menkes Terawan: Saya Malah Belum Mempelajari Isinya

Kompas.com - 06/07/2020, 15:50 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meninggalkan Kantor Gubernur Maluku usai menghadiri pertemuan dengan Gubernur Maluku dan memberikan keterangan kepada wartawan di kantor gubernur Maluku, Senin (6/7/2020) kompas.com/Rahmat Rahman PattyMenteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meninggalkan Kantor Gubernur Maluku usai menghadiri pertemuan dengan Gubernur Maluku dan memberikan keterangan kepada wartawan di kantor gubernur Maluku, Senin (6/7/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Rencana Kementerian Pertanian memproduksi massal kalung eucalyptus yang diklaim sebagai antivirus corona menuai pro dan kontra di masyarakat.

Menanggapi rencana itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dimintai tanggapannya mengaku belum terlalu mengetahui detail soal kalung tersebut.

“Mengenai kalung dan sebagainya saya malah belum terlalu mempelajari isinya apa,” kata Terawan saat menjawab pertanyaan Kompas.com di Kantor Gubernur Maluku, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Dokter Putri Meninggal karena Covid-19, Memiliki Komorbid yang Membuat Semakin Parah

Terawan mengatakan, jika kalung tersebut dapat memperkuat kondisi psikologi dan mental masyarakat yang memercayainya, maka hal itu tidak menjadi masalah.

Menurutnya dalam menghadapi Covid-19 kesehatan tubuh saja tidaklah cukup, tetapi mental dan kesehatan jiwa juga harus kuat dan sehat.

“Yang penting adalah kalau itu (kalung) bisa membuat secara psikologis dan mentality itu percaya dan yakin, ya imunnya naik menghadapi situasi Covid ini. Kan bukan sekedar badan sehat saja tapi mental harus sehat sehingga imunnya naik,” ungkapnya.

Baca juga: Melihat Perbedaan Kalung Antivirus Kementan dan Shut Out dari Jepang

Dia menambahkan seseorang yang sehat secara fisik belum tentu bebas terpapar Covid-19.

Karena itu kesehatan mental juga sangat dibutuhkan guna meningkatkan imunitas.

Terawab mencontohkan orang yang selalu khawatir dan bersedih akan berdampak apda kondisi imun.

Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental maka setiap orang juga harus banyak berolahraga dan istirahat yang cukup serta mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Seperti yang di selalu disampaikan kepala gugus tugas makan empat sehat lima sempurnah menerpakkan protocol kesehatan saya kira semuanya akan baik saja,” ucap Terawan.

Sebelumnya diberitakan, Kementan mengklaim berencana membuat antivirus corona yang dibuat dari bahan eucalyptus.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X