Kompas.com - 05/07/2020, 11:16 WIB
Sejumlah anggota polisi sedang mengamankan sejumlah barang dari dalam kamar hotel di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020). Di lokasi tersebut, seorang tamu hotel ditemukan tewas mengenaskan berlumuran darah. IstimewaSejumlah anggota polisi sedang mengamankan sejumlah barang dari dalam kamar hotel di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020). Di lokasi tersebut, seorang tamu hotel ditemukan tewas mengenaskan berlumuran darah.

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang pria asal Jakarta ditemukan tewas secara mengenaskan di sebuah kamar hotel di kawasan Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup di lantai dengan kondisi berlumuran darah.

Di sekeliling tubuh korban terlihat bercak-bercak darah yang berceceran hingga ke atas kasur.

Baca juga: Detik-detik Baku Tembak Polisi Vs Begal di OKU Timur, Pelaku Tewas dan Satu Anggota Terluka

Perwira Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto menyebutkan, dari identitas yang ditemukan di lokasi kejadian, korban berinisial MY, berusia 55 tahun, warga Jakarta Timur.

“Keberadaan korban ini pertama kali diketahui pegawai hotel, Sabtu kemarin, karena curiga korban atau tamu ini tidak kunjung check out,” kata Ade kepada Kompas.com via pesan singkat, Minggu (5/7/2020).

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang diduga milik korban, seperti kunci kontak mobil, empat buah telepon seluler, uang tunai sebesar Rp 2 juta, dan sejumlah barang lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari lokasi kejadian, juga kita amankan satu buah pisau cutter warna kuning bening,” ujar dia.

Baca juga: Wisatawan yang Terseret Ombak Saat Berswafoto di Cilacap Ditemukan Tewas

Ade mengatakan, polisi masih menyelidiki terkait sebab kematian korban.

“Masih menghimpun keterangan saksi-saksi, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian,” ucapnya.

Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Cimacan, Cipanas, Cianjur untuk diotopsi. 

“Kasusnya dalam penanganan Sat Reskrim Polres Cianjur,” ucap Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X