Napi Ini Kabur Usai Panjat Pos Penjagaan di Lapas

Kompas.com - 24/06/2020, 16:56 WIB
Apri Hata (32) Napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapasl Klas II B Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan yang berhasil kabur usai memanjat tembok pos penjagaan. HANDOUTApri Hata (32) Napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapasl Klas II B Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan yang berhasil kabur usai memanjat tembok pos penjagaan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba), Sumatera Selatan, kabur usai memanjat pos penjagaan.

Napi tersebut diketahui bernama Aprin Hata (32) yang tercatat sebagai warga Desa Pangkalan Bulian, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Muba.

Aprin ditahan sejak 8 Januari 2019 lalu, lantaran terlibat aksi pencurian dengan pemberatan  dan divonis hukuman 1 tahun 10 bulan penjara.

Baca juga: Cerita Sedih Istri Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Video Call Sebelum Penyerangan

Kepala Lapas Klas II B Sekayu Jhonny H Gultom mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (23/6/2020), sekitar pukul 11.00 WIB.

Awalnya, Aprin sedang bertugas untuk membersihkan areal lapas sekitar pukul 08.30 WIB.

Namun, setelah itu Aprin mendadak hilang dan dilaporkan oleh para napi yang lain.

"Setelah kita lihat CCTV, ternyata napi ini kabur dengan melompat dari pos 3 panjagaan menggunakan tangga yang dibuat dari kayu bekas pembuatan tempat sampah," kata Jhonny saat dikornfimasi, Rabu (24/6/2020).

Pihak Lapas dan kepolisian sedang mencari jejak pelarian Aprin.

Keluarga narapidana juga diminta untuk membantu petugas agar Aprin dapat menyerahkan diri.

"Kita sedang sisir semua lokasi untuk mencari keberadaan napi ini termasuk dengan pihak keluarga yang bersangkutan," ujar Jhonny.

Kepala Sub Bagian Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Hamsir Arrohman membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Hamsir, pelarian napi ini lantaran minimnya personel penjagaan serta tembok lapas yang pendek.

"Sehingga ke depan kami akan melakukan penambahan personel serta penambahan tinggi tembok," ujar Hamsir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X