Kompas.com - 22/06/2020, 05:41 WIB
Tim SAR dan PMI mengevakuasi korban tenggelam dari boat pancing yang ditumpangi warga turunan tionghoa di Banda Aceh. Sebuah boat pancing yang ditumpangi warga turunan tionghoa terbalik dihantam ombak besar, Minggu (21/6/2020) saat akan menepi ke dermaga pelabuhan, tujuh penumpang selamat dan dua lainnya meninggal dunia. KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMITim SAR dan PMI mengevakuasi korban tenggelam dari boat pancing yang ditumpangi warga turunan tionghoa di Banda Aceh. Sebuah boat pancing yang ditumpangi warga turunan tionghoa terbalik dihantam ombak besar, Minggu (21/6/2020) saat akan menepi ke dermaga pelabuhan, tujuh penumpang selamat dan dua lainnya meninggal dunia.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Satu boat nelayan yang ditumpangi 9 orang terbalik di Perairan Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh sekitar 1 mil dari pelabuhan. Dua orang di antara penumpang itu meninggal dunia.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Boat nelayan itu berangkat dari Pelabuhan Ujung Pancu menuju ke Pelabuhan Nelayan Ulee Lheue, kemudian terhempas ombak dan terbalik, 7 orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang sedang melintas, dan 2 orang hilang," kata Budiono, kepala Basarnas Banda Aceh dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (21/06/2020).

Baca juga: Viral Penampakan Benda Mirip Kapal Karam di Sukabumi, Tak Sengaja Tertangkap Google Maps

Menurut Budiono, dua korban tewas yang ditemukan oleh petugas Tim SAR Banda Aceh itu adalah perempuan masing-masing bernama Amoy  (70) dan Apin (65), keduanya warga Kampung Laksana, Banda Aceh.

"Korban saat ditemukan telah meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSU Zainal Abidin dengan menggunakan ambulans, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Sebelumnya, Kapal nelayan berpenumpang sembilan orang tenggelam. Dua penumpang ditemukan meninggal dan 7 orang diselamatkan oleh nelayan yang sedang melintasi lokasi saat kejadian.

"Tujuh penumpang sebelumnya berhasil diselamatkan oleh nelayan, sementara dua orang sempat hilang dan saat ditemukan oleh Tim SAR dalam kondisi meninggal," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dihantam Kapal Berbendera Panama, Perahu Bermuatan Sembako Karam di Sungai Musi

Pencarian korban kapal nelayan itu dilakukan oleh Tim Rescue Basarnas Banda Aceh dengan menggunakan satu unit rescue car dan dilengkapi 1 unit perahu karet dan 1 unit RIB lengkap palsar air dan peralatan komunikasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X