Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Tumpukan Jerami di Kandang Sapi

Kompas.com - 07/06/2020, 09:00 WIB
Warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur digegerkan dengan temuan mayat perempuan tanpa identitas yang telah membusuk di belakang kandang sapi. KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWIWarga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur digegerkan dengan temuan mayat perempuan tanpa identitas yang telah membusuk di belakang kandang sapi.

NGAWI, KOMPAS.com  - Warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas yang membusuk di belakang kandang sapi.

Kepala Desa Ngompro, Parminto mengatakan, mayat ditemukan Kartini, istri dari pemilik kandang tersebut yang benama Kadi.

Saat itu, Kartini hendak memberikan makan sapi. Saat berada di kandang, Kartini mencium bau menyengat.

Kartini pun membongkar tumpukan jerami yang berada di belakang kandang sapi.

“Kartini membongkar tumpukan jerami. Ternyata ada mayat wanita dengan kondisi membusuk,” kata Parminto saat dihubungi, Sabtu (06/06/2020).

Baca juga: Sedang Isi BBM di SPBU, Terduga Teroris di Kalsel Ditangkap Densus 88

Berdasarkan keterangan Kartini, tambah Parminto, terdapat luka sayatan pada bagian leher mayat perempuan itu. 

Parminto menduga mayat itu telah meninggal sejak dua hari lalu.

“Kira-kira meninggal sudah dua hari. Katanya ada luka di leher," kata dia.

Parminto menambahkan, saat penemuan mayat, Kadi tak berada di rumah. Kartini dan Kadi, kata dia, sedang dalam proses perceraian.

Kartini tak tinggal di rumah itu. Saat itu, ia sedang mengunjungi anaknya.

"Kartini memilih pisah rumah tapi sering menjenguk anaknya," kata Parminto.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X