Jalankan New Normal, Guru Obesitas Disarankan Kerja dari Rumah

Kompas.com - 02/06/2020, 11:54 WIB
Ilustrasi obesitas yang memengaruhi tekanan darah tinggi. SHUTTERSTOCKIlustrasi obesitas yang memengaruhi tekanan darah tinggi.

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Memasuki tatanan hidup baru atau new normal, sejumlah sekolah di Kepulauan Bangka Belitung mulai dibuka.

Guru dan karyawan yang diperbolehkan untuk bergabung dalam kegiatan sekolah harus memenuhi sejumlah kriteria.

"Bagi yang obesitas, diabetes, hamil atau gejala penyakit jantung dan paru dapat diberikan opsi untuk kerja dari rumah (WFH)," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Bangka Belitung, M Soleh, saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/6/2020).

Baca juga: Alasan Orang dengan Obesitas Lebih Berisiko Tinggi jika Terinfeksi Virus Corona

Soleh menuturkan, ketentuan skrining kesehatan bagi para guru dan karyawan di sekolah tertuang dalam 19 poin panduan terkait new normal.

Selain kriteria kesehatan, aktivitas di sekolah juga diharuskan untuk saling menjaga jarak, menutup tempat bermain serta menyiapkan fungsi unit kesehatan sekolah.

"Ketentuan ini masih berlaku sampai nanti ada perubahan dalam protokol new normal ini," kata Soleh.

Baca juga: Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Ada pun sekolah yang memulai proses belajar mengajar tersebar di setiap kabupaten/kota masing-masing satu sekolah.

Kecuali Kota Pangkalpinang belum diizinkan untuk membuka aktivitas belajar karena masih banyak temuan reaktif terkait Covid-19.

Meskipun sekolah belum memulai pembelajaran, namun guru dan karyawan tetap diwajibkan hadir di sekolah.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X