Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Kompas.com - 27/05/2020, 18:39 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (tengah) memimpin rapat bersama Forkopimda terkait perpanjangan masa PSBB Banjarmasin, Kamis (21/5/2029) tengah malam. IstimewaWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (tengah) memimpin rapat bersama Forkopimda terkait perpanjangan masa PSBB Banjarmasin, Kamis (21/5/2029) tengah malam.


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah pusat telah merinci daerah-daerah yang dinyatakan telah siap menerapkan kenormalan baru atau new normal.

Selain empat provinsi, juga terdapat 25 kabupaten dan kota yang masuk daftar tersebut, termasuk Kota Banjarmasin.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat apakah akan memperpanjang masa tanggap darurat yang akan berakhir pada 31 Mei 2020 atau mencabutnya.

"Apabila tetap dilaksanakan status tanggap darurat, maka penanganannya tetap seperti saat ini, dan apabila dicabut maka kehidupan kembali normal, warga kembali melakukan kegiatannya seperti biasa. Kami menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan new normal tersebut," ujar Ibnu Sina dalam keterangan yang diterima, Rabu (27/5/2020).

Baca juga: PSBB Banjarmasin Diperpanjang, Hanya Berlangsung Selama 10 Hari

Menurut Ibnu Sina, jika pemerintah pusat mencabut masa tanggap darurat, itu berarti selain protokol kesehatan, aspek sosial dan ekonomi juga akan menjadi prioritas.

Dia pun mengaku sudah membaca dan mempelajari surat dari Kementerian Kesehatan tentang rencana penerapan new normal dengan memperhatikan dampak sosial dan ekonomi.

"Dampak sosial dan ekonomi harus dipadukan karena pemerintah tentunya memikirkan banyak aspek untuk penanganan Covid-19 beserta dampaknya dan kami telah membaca surat Kementerian Kesehatan yang baru tersebut terkait upaya dari pemerintah untuk menerapkan standar standar dan menggerakkan ekonomi yang dikenal dengan new normal," jelas Ibnu.

Baca juga: PMI Banjarmasin Krisis Darah, ASN Diminta Jadi Donor

Ibnu Sina menambahkan, jika new normal nantinya betul-betul akan diterapkan di Kota Banjarmasin, maka warga tetap diimbau memperhatikan aspek kesehatan.

Kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan pada masa tanggap darurat maupun saat pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) seperti memakai masker dan mencuci tangan tetap wajib diterapkan walaupun tak lagi mendapat pengawasan dari pemerintah kota.

"Kebiasaan yang kita lakukan selama tanggap darurat seperti memakai masker atau cuci tangan tetap harus kita biasakan di setiap harinya," jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

Regional
Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Regional
Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Regional
Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Regional
6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

Regional
Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X