Kompas.com - 22/05/2020, 06:57 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (tengah) memimpin rapat bersama Forkopimda terkait perpanjangan masa PSBB Banjarmasin, Kamis (21/5/2029) tengah malam. IstimewaWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (tengah) memimpin rapat bersama Forkopimda terkait perpanjangan masa PSBB Banjarmasin, Kamis (21/5/2029) tengah malam.


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Perpanjangan PSBB tahap ketiga ini, kata Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina hanya berlangsung selama 10 hari sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dan akhir masa tanggap darurat nasional.

"Setelah kita mencermati kebijakan dari pemerintah pusat kemudian juga penetapan tanggap darurat nasional sampai dengan tanggal 31 Mei 2020, maka PSBB Kota Banjarmasin kita perpanjang hanya 10 hari saja," ujar Ibnu Sina seusai menggelar rapat di kediamannya, Kamis (21/5/2020) tengah malam.

Baca juga: PSBB Banjarmasin Tahap Kedua, Masih Banyak Toko Non-Sembako yang Berjualan

Menurut Ibnu Sina, selama 10 hari PSBB tahap ketiga ini, tim Gugus Tugas Banjarmasin akan terus melakukan upaya penelusuran atau tracing untuk mencegah penularan Covid-19 lebih luas lagi.

Seperti diketahui, Banjarmasin merupakan wilayah dengan tingkat penularan Covid-19 tertinggi di Kalsel.

"Kita masih bisa mengejar angka-angka di lapangan terkait penularan Covid-19 sesuai epidemiologi kesehatan," jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, tambahnya, segala kekurangan pada PSBB tahap pertama dan kedua akan diperbaiki pada PSBB tahap ketiga.

Baca juga: PSBB Banjarmasin Tahap Kedua Lebih Ketat

Ibnu Sina menambahkan, pengetatan dan dan pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada posko-posko atau perbatasan.

Pengetatan menurutnya juga akan dilakukan di tingkat RT dan RW dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Kecil atau PSBK sesuai dengan pasal 18 Perwali

"Akan kita upayakan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Kecil atau PSBK secara mandiri ditingkat RT/RW sesuai dengan pasal 18 Perwali," bebernya.

Ibnu Sina berharap, pada PSBB tahap ketiga masyarakat lebih bisa menerapkan protokol kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X