Kompas.com - 27/05/2020, 15:18 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah memimpin Rapat terbatas penangaan Covid-19 di Mapolda Jabar Rabu (27/5/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah memimpin Rapat terbatas penangaan Covid-19 di Mapolda Jabar Rabu (27/5/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemprov Jawa Barat akan menerapkan fase kenormalan baru atau new normal di awal Juni, atau tepatnya pada Senin (1/6/2020).

"Ya, kita akan mulai kurang lebih di hari Senin," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat konferensi pers usai acara Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 di Mapolda Jabar, Rabu (27/5/2020).

Baca juga: Mal di Bekasi Diizinkan Beroperasi, Ridwan Kamil: Bukan Pelonggaran PSBB, tapi Adaptasi

Emil mengatakan, keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mencatat angka reproduksi virus corona di Jabar berada di angka satu.

"Per hari ini angka reproduksi Covid kita di angka 1,09. Dalam standar WHO, angka satu itu bisa dianggap terkendali. Makin kecil di nol koma lebih baik. Nah, kita akan fokus menjaga ini selama 14 hari ke depan," ujar Emil.

Menurut mantan Wali Kota Bandung ini, angka tersebut sudah bertahan selama sepekan.

Ia berharap ke depannya angka reproduksi Covid-19 tetap bertahan di angka satu sehingga bisa terus dalam kategori terkendali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itulah kenapa ada empat provinsi yang diizinkan oleh pemerintah pusat untuk melakukan persiapan new normal, Sumatera Barat, Jabar, DKI, dan Gorontalo, kemudian ada 25 kota. Kalau Jabar semuanya, kalau provinsi yang di luar empat diatur berdasarkan situasi," ucap Emil.

Baca juga: New Normal, Ridwan Kamil Wajibkan Mal Batasi Kapasitas Pengunjung

Dalam penerapannya, Pemprov Jabar akan berpatokan pada level kewaspadaan sehingga nantinya kenormalan baru di zona merah tidak akan sama dengan di zona kuning, biru, dan hijau.

 

Adapun level kewaspadaan di tiap daerah sudah dirumuskan Pemprov Jabar di 27 kabupaten/kota melalui analisis risiko kesehatan dan non-kesehatan.

Sejumlah aspek menjadi penentu dalam level kesehatan, yakni seperti laju orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), kesembuhan, angka kematian, reproduksi transmisi Covid-19, pergerakan manusia, dan risiko berdasarkan letak geografis.

Hasil analisis ini mencatat ada tiga daerah di Jabar yang masuk kategori zona merah, yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Cimahi.

Sedangkan 19 kabupaten/kota lainnya berada di level kuning, sisanya di lever biru.

Emil menegaskan bahwa normalitas baru ini bukanlah pelonggaran ataupun relaksasi, melainkan adaptasi terhadap situasi baru selama pandemi ini hingga ditemukan vaksin Covid-19.

 

"Istilahnya jadi adaptasi terhadap situasi baru. Apa yang diadaptasi? Pelan-pelan bertahap kegiatan ekonomi akan dibuka, tapi dengan cara baru," ucap Emil.

Sebelum menerapkan kenormalan baru, Pemprov Jabar akan melakukan sosialisasi yang dimulai hari ini hingga Minggu (31/5/2020).

Begitu juga dengan pihak TNI-Polri yang tengah memetakan penempatan personelnya di beberapa titik keramaian, salah satunya mal.

"Karena Pak Kapolda butuh waktu untuk mengukur jumlah pasukan di mal, yang tadinya di mal enggak ada TNI dan Polri kan karena perintah presiden selama 14 hari harus ada dulu. Melatih disiplin kan harus dihitung ya. Itu butuh waktu sampai Minggu kita melakukan pemetaan itu, jadi hari Senin," kata Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X